Politik Pemerintahan

Lindungi Anggota Panwascam dan Panwas Kelurahan/Desa

Bawaslu Kabupaten Mojokerto Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Asy'at. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Bekerja sama dengan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto memberikan jaminan bekerja terhadap Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Panitia Pengawas (Panwas) Kelurahan/Desa Kabupaten Mojokero pada Pemilihan Kepala Daerah (PiIkada) 2020.

Yakni sebanyak 54 anggota Panwascam dan 304 anggota Panwas Kelurahan/Desa. Sebanyak 54 anggota Panwascam tersebut yang berasal dari 18 kecamatan masing-masing terdiri dari tiga orang dan 304 anggota Panwas Kelurahan/Desa yang berasal dari 304 desa se-Kabupaten Mojokerto atau satu orang per desa.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Aris Fahrudin Asy’at mengatakan, belajar kasus Pilkada tahun 2019 banyak persoalan di penyelenggaraan pemilu. “Mereka secara fisik tua, sehingga kita kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi penyelenggaraan kita,” ungkapnya, Senin (16/3/2020).

Masih kata Aris, mereka akan mendapat jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan berkaitan dengan proses tahapan Pilkada 2020. Yakni selama tahapan Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto berlangsung yang terhitung sejak dilantik hingga penetapan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto terpilih.

“Karena BPJS Ketenagakerjaan saat kerja saja sehingga selama tahapan Pilkada berlangsung yakni sejak dilantik, untuk Panwas Kelurahan/Desa Sabtu kemarin dan Panwascam dua bulan lalu hingga tahapan penetapan, akhir tahun nanti,” katanya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar