Surabaya (beritajatim.com)– Polisi memburu pelaku perampokan dan pencabulan nenek di Sukomanunggal yang terjadi pada Rabu (17/01/2024) kemarin.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono mengatakan pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah korban berinisial TYC (56). Polisi menemukan sejumlah barang hilang diambil oleh pelaku.
“Tim Polrestabes mendatangi TKP. Tim piket bersama identifikasi. Ditemukan ada beberapa barang yang hilang serta ada akses masuk, jendela, pagar sebelah dan pintu yang rusak,” kata Hendro, Jumat (19/01/2024).
Ia memastikan bahwa petugas kepolisian akan menangani kasus ini sesuai dengan aturan yang berlaku. Polisi juga telah menyimpan beberapa bukti untuk menangkap pelaku dengan ciri-ciri badan kurus dan tinggi.
“Korban mengatakan adanya upaya tindakan pencurian dengan kekerasan. Sudah dilakukan olah TKP kembali guna optimalisasi beberapa hal yang kami tajamkan. Sementara progres, kami masih melakukan penyelidikan,” pungkasnya.
Diketahui, Perampok Surabaya mencabuli pemilik toko dan sikat harta benda milik korban berinisial TYC (55). Kejadian ini terjadi di sebuah toko kawasan Sukomanunggal, Surabaya, Rabu (17/01/2024) pukul 01.00 dini hari.
Diwawancarai awak media di Polrestabes Surabaya, TYC mengatakan saat itu kondisi tokonya sedang tutup. Ia di dalam toko sendirian sedang beristirahat. Ia menduga pelaku masuk ke dalam rumahnya dengan membobol pabrik di sebelah tokonya.
“Disamping toko itu pabrik kosong. Pas kejadian ruangan dalam kondisi gelap,” kata TYC, Rabu (17/01/2024) sore. [ang/aje]






