Gresik (beritajatim.com) – Kerja keras jajaran Satreskrim Polres Gresik mengungkap pelaku pembobolan toko ponsel milik PT Harapan Seluler Makmur di Kecamatan Manyar pada 23 September 2021 lalu akhinya membuahkan hasil. Setelah membentuk tim khusus, petugas di lapangan berhasil menangkan tiga pelaku.
Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro menuturkan, pihaknya telah membekuk sebagian pelaku. Meski demikian, pemeriksaan lanjutan terus dilakukan.
“Kami sudah mengamankan tiga orang pelaku. Pemeriksaan lanjutan masih terus dilakukan, untuk mencari tahu peran masing-masing,” tuturnya, Senin (4/10/2021).
Perwira pertama Polri itu mengatakan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara, rekaman CCTV hingga keterangan para saksi. Diperkirakan para komplotan berjumlah empat orang.
“Diduga pelaku ada empat orang. Tapi tidak menutup kemungkinan bisa bertambah. Mohon doanya agar kasus ini terungkap,” ujarnya.
Aksi pembobolan toko ponsel ini terbilang cukup rapi bahkan terencana dengan matang. Dari rekaman CCTV, mereka terlihat berbagi tugas dalam melancarkan aksi tersebut. Baik saat membobol pintu toko dan menguras barang-barang yang ada di dalam toko.
“Besar kemungkinan mereka memantau situasi terlebih dahulu. Menunggu kelengahan para penjaga maupun pemilik toko tersebut,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kriminal-gresik”]
Seperti diberitakan, aksi perampokan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Gresik pada Kamis (23/9) dini hari. Sekitar pukul 3.30 WIB, komplotan perampok menyasar sebuah toko ponsel, dan aksesoris milik PT Harapan Seluler Makmur yang berlokasi di jalan Raya Sukomulyo Manyar, Gresik.
Dari rekaman CCTV tersebut, para bandit bersaksi dengan sangat cepat, bahkan saling berbagi tugas. Tiga orang pelaku beraksi di dalam, menggasak ratusan handphone di etalase toko dan berbagai lainnya. Sedangkan satu pria lainnya, berjaga di luar sembari mengamati situasi.
Akibat kejadian itu, pemilik toko ponsel Harapan Seluler Makmur mengaku mengalami kerugian puluhan juta rupiah. [dny/but]






