Bangkalan (beritajatim.com) – Laga derby antara Madura United dan Persebaya digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) pukul 15.00 WIB, Minggu (17/9/2023). Jajaran polisi melakukan penyekatan akses jembatan Suramadu sisi Madura.
Alhasil, sejak pukul 07.00 WIB hingga saat ini, polisi mencegah puluhan Bonek yang hendak masuk melalui jembatan Suramadu.
Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, pihaknya melakukan penyekatan mulai pagi hingga usai pertandingan nanti sore. Hal itu dilakukan agar tidak ada Bonek yang memasuki Bangkalan.
“Kami gelar penyekatan hingga pertandingan selesai,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, penyekatan tidka hanya dilakukan di akses Jembatan Suramadu namun juga di Pelabuhan Kamal.
“Semua akses masuk ke Bangkalan kita jaga,” tegasnya.
Dari hasil penyekatan itu, ia mengaku terdapat puluhan orang pendukung Persebaya yang nekat memasuki Bangkalan tetapi dihalau petugas agar kembali ke Surabaya.
“Tadi ada dua truk yang kami minta kembali ke Surabaya,” tambahnya.
Masih kata Febri, penyekatan tak hanya memeriksa pengendara motor yang melintas. Namun seluruh kendaraan yang masuk Bangkalan, baik mobil pribadi, angkutan umum maupun angkutan barang.
BACA JUGA:
Jelang Laga Derbi Suramadu, Polisi Larang Bonek Away ke Bangkalan
“Semua kendaraan yang hendak masuk ke Bangkalan kami periksa, hal ini agar jalananya pertandingan lancar hingga selesai,” pungkasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, jajaran kepolisian melarang Bonek datang (away) ke SGB saat pertandingan antara Madura United vs Persebaya. Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya menegaskan larangan tersebut merupakan aturan dari federasi sepak bola serta adanya kesepakatan bersama. [sar/but]






