Bangkalan (beritajatim.com) – Kasus pembacokan yang terjadi di sekitar kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jl Halim Perdana Kusuma, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, Rabu (5/4/2023), terus didalami oleh jajaran kepolisian setempat. Terbaru Polisi telah memeriksa puluhan saksi untuk mengungkap kasus tersebut.
Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya mengatakan, pihaknya sudah memeriksa lebih dari 20 orang saksi. Mayoritas saksi merupakan para pendukung salah calon Kades yang ada di lokasi kejadian.
“Sudah ada lebih dari 20 saksi yang kami periksa. Saksi-saki berasal dari pihak korban, lawannya dan juga pihak netral yang kebetulan ada di lokasi saat kejadian,” ujarnya, Kamis (6/4/2023).
BACA JUGA:
Usai Demo Pilkades, Korban Pembacokan di Bangkalan Meninggal
Selain memeriksa puluhan saksi, pihaknya juga mengamankan 8 unit kendaraan roda empat yang ada di lokasi. Selain itu juga terdapat beberapa senjata tajam. “Kalau mobil ada 8 unit yang kami sita untuk keperluan penyelidikan,” imbuhnya.
Kini pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut dan belum menetapkan tersangka pembacokan. Sebelumnya, terjadi aksi pembacokan terhadap tiga orang pendukung Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) asal Desa Bator.
Akibat dari pembacokan itu, satu korban bernama Mayyis (52) warga Desa Bulung Kecamatan Klampis dinyatakan meninggal dunia. “Untuk dua korban lain yakni A dan R masih dirawat di RSUD Syamrabu,” pungkasnya. [sar/suf]






