Ringkasan Berita:
- Pohon besar tumbang menimpa truk Fuso di jalur Pantura Situbondo pada Jumat petang.
- Truk mengalami kerusakan berat, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
- Arus lalu lintas sempat tersendat sebelum proses evakuasi selesai.
- BPBD mengimbau kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang saat kondisi tanah gembur.
Situbondo (beritajatim.com) – Pohon besar tumbang menimpa sebuah truk Fuso di Jalan Pantura Pasir Putih, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan berat dan arus lalu lintas sempat tersendat.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut pohon tumbang dipicu kondisi tanah yang gembur serta akar pohon yang sudah rapuh.
“Lokasi kejadian tepatnya di Jalan Pantura Pasir Putih, koordinat -7.70325, 113.81640. Kami terima informasi dari warga sekitar pukul 18.00 WIB dan langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi,” ujar Puriyono, Jumat malam.
Ia menjelaskan, insiden bermula saat truk Fuso bernomor polisi L 8302 UUD yang dikemudikan Karmus Biyanto (49), warga Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, melaju dari arah barat atau Surabaya. Secara tiba-tiba, pohon besar roboh dan menimpa bagian bak truk yang terbuat dari plat besi.
Benturan tersebut mengakibatkan kerusakan berat pada bagian samping kendaraan. Meski demikian, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut.
“Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban luka maupun jiwa. Hanya kerugian materil pada kendaraan,” tegasnya.
Setelah menerima laporan, petugas gabungan dari Polsek Bungatan, Koramil Bungatan, Satlantas Polres Situbondo, Perhutani KRPH Bungatan, TRC BPBD, Tagana Dinsos, serta perangkat desa dan warga setempat langsung melakukan penanganan.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan gergaji mesin (chainsaw) dan peralatan pendukung lainnya. Penanganan berlangsung cepat dan selesai sekitar pukul 18.30 WIB, sehingga arus lalu lintas kembali normal.
“Penanganan pohon menggunakan gergaji mesin (chainsaw) dan peralatan lainnya. Proses evakuasi berlangsung cepat dan selesai pada pukul 18.30 WIB. Saat ini truk yang rusak masih parkir di lokasi kejadian,” tambah Puriyono.
BPBD Situbondo mengimbau masyarakat yang melintas di jalur Pantura untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan yang menyebabkan kondisi tanah menjadi gembur dan rawan pohon tumbang.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan Perhutani dan pihak terkait untuk memitigasi pohon-pohon yang berpotensi tumbang di sepanjang jalur Pantura Situbondo,” pungkasnya. [awi/beq]






