Blitar (beritajatim.com) – Sebuah pohon Karet Bolu yang berada di Telaga Pacuh Penataran Kabupaten Blitar tumbang dan menimpa 2 rumah warga. Pohon yang berusia ratusan tahun itu diduga lapuk hingga tumbang serta menimpa rumah warga. Tak hanya rumah warga, akses jalan terpaksa tutup akibat tumbangnya pohon ini.
2 rumah warga yang tertimpa pohon Karet Bolu itu pun rusak parah. Bagian atap rumah hancur usai tertimpa batang dan ranting pohon yang memiliki diameter 1,5 meter itu.
“Benar kejadian tadi malam, karena menimpa rumah warga petugas langsung datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon yang tumbang,” kata Ivong Bettryanto, Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Selasa (30/01/24).
Kejadian ini terjadi pada Senin (29/01/24) malam. Saat itu wilayah Kecamatan Penataran Kabupaten Blitar sedang diguyur hujan serta angin.
Tidak berselang lama pohon Karet Bolu itu yang berada di telaga Pacuh itu pun roboh. Diduga pohon yang berusia ratusan tahun itu lapuk termakan usia.
“Iya karena itu sudah lapuk sehingga roboh dan menimpa rumah warga,” tegasnya.
Selain merusak dua rumah warga, pohon tumbang juga menutup akses jalan di dua Dusun. Yakni Dusun Pacuh dan Dusun Candisewu, Desa Penataran. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Hingga saat ini, petugas BPBD Kabupaten Blitar dibantu dengan anggota TNI/Polri, relawan dan warga sekitar masih melakukan pembersihan dengan memotong pohon besar tersebut.
“Untuk kerugian mencapai ratusan juta, masih dalam perhitungan. Saat ini masih fokus pembersihan dulu, pemotongan pohon yang cukup besar,” pungkas Ivong. [owi/aje]






