Sumenep (beritajatim.com) – Sebuah pohon asam berukuran besar di jalan umum Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, tumbang melintang di tengah jalan.
“Pohon asam itu tiba-tiba tumbang. Karena tumbangnya melintang di tengah jalan, kendaraan kesulitan yang akan melintas, sehingga lalu lintas macet,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Kamis (05/01/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pohon-tumbang”]
Namun ia bersyukur, saat pohon tersebut tumbang, tidak ada kendaraan yang melintas, sehingga tidak sampai ada korban. Pohon asam yang tumbang itu berdiameter 150 cm dengan tinggi sekitar 15 meter. “Pohon itu tumbang diduga karena faktor usia. Pohon asam itu sudah tua, sehingga kayunya lapuk dan akarnya rapuh. Kena hujan dan angin, pohon pun tumbang,” terang Widiarti.
Untuk mengurai kemacetan akibat tumbangnya pohon asam itu, diberlakukan sistem buka tutup lalu lintas di Kecamatan Ganding. Kemudian BPBD dan Forpimka, Kepala Desa, dan aparat Desa Gadu Barat Ganding bergotong-royong memotong kayu pohon asam.yang melintang di jalan raya. “Saat ini proses pemotongan pohon kemudian pembersihan ranting-ranting pohon masih berlangsung,” ujarnya. (tem/kun)






