Gresik (beritajatim.com) – Insiden tenggelamnya Perahu Layar Motor (PLM) di perairan Pulau Bawean, Gresik kembali terjadi. Kali ini dialami PLM Dewi Nur II yang mengalami kebocoran lalu tenggelam. Beruntung dalam kejadian tersebut tak ada korban jiwa. Semua anak buah kapal (ABK) selamat.
Kejadiannya di 46 mil dari daratan Pulau Bawean. PLM Dewi Nur yang bermuata kayu olahan hendak menuju ke Pamekasan, Madura. Namun di tengah perjalanan, lambung kapal mengalami kebocoran dan akhirnya tenggelam.
Kanit Satpolair Polsek Sangkapura Bawean Bripka Sodiq Susanto menuturkan, perahu nahas itu membawa lima ABK. Di antaranya Nur Hasan (48), Buhari (48) asal Desa Lesung Daya, Kecamatan Batumarmar Kabupaten Pamekasan. Selanjutnya, Taslim (50), Jamaludin (50) dan Samsuri (49) asal Desa Kapung, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan.
“Perahu itu berangkat dari Kalimantan Tengah. Minggu (11/7) sekitar jam 19.00 WIB lambung perahu mengalami kebocoran hingga tenggelam ditengah laut,” tuturnya, Selasa (13/07/2021).
Sebelum tenggelam, ABK PLM Dewi Nur II berusaha menguras air yang masuk ke dalam perahu dengan tiga pompa air. Namun, kebocoran yang begitu besar membuat usaha itu sia-sia. Perahu yang ditumpangi pun akhirnya tenggelam.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kapal-tenggelam”]
Saat tenggelam, semua ABK tersebut berpegangan dengan benda-benda yang ada. Sehingga, berhasil menyelamatkan diri lalu diselamatkan kapal ikan Sumber Makmur bersama petugas Satpolairud. Mereka langsung dievakuasi ke daratan.
“Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Para ABK langsung ditampung di dusun Labuhan, Desa Tanjung Ori, Bawean,” ujar Shodiq.
Tenggelamnya perahu kayu ini akan ditindaklanjuti oleh pihaknya. Para ABK rencananya akan dievakuasi ke Gresik daratan lalu dipulangkan ke Pamekasan, Madura. [dny/but]






