Ringkasan Berita:
- PGN menyampaikan klarifikasi terkait insiden saat pembangunan jaringan pipa gas di wilayah Kebomas, Kabupaten Gresik, Rabu (21/10/2026) malam.
- Insiden terjadi sekitar pukul 22.25 WIB ketika pipa berbahan polyethylene (PE) menjalani pengujian menggunakan metode pneumatic test.
- PGN menegaskan pipa tersebut masih dalam tahap konstruksi dan belum dialiri gas bumi. Penyebab kejadian masih diperiksa.
- Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden yang sempat membuat warga di sekitar Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Gresik, panik.
Gresik (beritajatim.com) – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menyampaikan klarifikasi terkait insiden saat pekerjaan pembangunan jaringan pipa gas di wilayah Kebomas, Kabupaten Gresik, Rabu (21/10/2026) malam. Perusahaan menegaskan jaringan pipa yang mengalami insiden masih dalam tahap konstruksi dan belum dialiri gas bumi.
Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 22.25 WIB ketika pekerja melakukan pengujian pipa berbahan polyethylene (PE) menggunakan metode pneumatic test atau pengujian dengan udara.
“Pipa yang mengalami insiden masih dalam tahap pembangunan dan belum dialiri gas bumi. Kejadian berlangsung saat pelaksanaan pengujian pipa PE menggunakan metode pneumatic test,” ujar Area Head Surabaya PGN SOR III, Arief Nurrachman, kepada beritajatim.com, Kamis (22/10/2026).
Terkait penyebab kejadian, PGN menyatakan pemeriksaan lebih lanjut masih berlangsung. Perusahaan juga telah melakukan langkah pengamanan dan penanganan secara cepat sesuai prosedur yang berlaku.
PGN menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas dalam setiap tahapan pembangunan maupun operasional jaringan gas bumi. Koordinasi dengan pihak-pihak terkait juga dilakukan untuk memastikan penanganan insiden berjalan sesuai ketentuan.
“Kami terus melakukan kordinasi dengan pihak-pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan sesuai ketentuan,” imbuh Arief Nurrachman.
Selain itu, Arief mengatakan evaluasi terhadap kejadian tersebut akan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran kegiatan operasional perusahaan.
Sebelumnya, suara ledakan keras memecah keheningan malam di kawasan Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo Gang IA dan IB, Gresik, Rabu (21/10/2026). Warga yang berada di dalam rumah sontak berhamburan keluar setelah mendengar bunyi ledakan yang diduga berkaitan dengan insiden pipa di lokasi galian.
Kerasnya suara tersebut sempat membuat warga sekitar panik karena kejadian berlangsung ketika sebagian masyarakat tengah beristirahat.
Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Sementara itu, penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. [dny/beq]






