Bojonegoro (beritajatim.com) – Tiga personil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bojonegoro langsung melakukan penyisiran lokasi terjadinya peristiwa seorang petani yang sedang memanen tomat yang dililit ulat sanca.
“Betul, tiga personil malam ini langsung melakukan penyisiran di lokasi,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro Ahmad Gunawan, Minggu (31/7/2022) malam.
[berita-terkait number=”5″ tag=”ular”]
Kejadian seorang petani yang dililit ular sanca itu terjadi di area persawahan Desa Ngujo Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, sekitar pukul 16.00 WIB sore tadi. Korban, Sugeng (55) asal RT 11 RW 02 desa setempat dililit ular saat memanen tomat di pematang sawah yang lokasinya dekat dengan sungai.
Lilitan ulat liar yang diperkirakan sepanjang tiga meter lebih itu berhasil dilepas korban dengan menggunakan tangan. Korban dililit dibagian paha hingga ke pinggang. “Korban diserang secara tiba-tiba, tapi tidak digigit. Baru dililit pada bagian pahanya sampai ke pinggang,” ujar salah seorang warga, Sungalim.
Korban yang berhasil selamat langsung lari menuju rumahnya. Sesampainya dirumah, korban meminta diantarkan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. “Korban merasa kesakitan dibagian perut dan pahanya. Tidak ada bekas luka di tubuhnya,” imbuhnya. [lus/kun]






