Lamongan (beritajatim.com) – Seorang tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Lamongan babak belur dihajar massa. Ia tertangkap basah saat menyatroni rumah salah satu warga untuk mencuri sepeda motor.
Tersangka yang tertangkap basah saat menjalankan aksinya ini bernama Abd. Rohman (28), warga asal Tambak Mayor Baru, RT 07 RW 04, Kecamatan Asemrowo, Kota Surabaya. Ia juga berdomisili di Desa Tlenger, Kecamatan Sukubuana, Kabupaten Sampang, Madura.
Berdasarkan keterangan yang didapatkan dari pihak kepolisian, tersangka juga mengaku bahwa sebelumnya ia telah mencuri sepeda motor milik warga di Desa Paciran, Kecamatan Paciran, Lamongan. Belum puas menjalankan aksinya, tersangka yang berniat untuk mencuri lagi ini malah tertangkap di aksi keduanya.
“Pelaku masuk rumah dan hendak mencuri sepeda motor milik saudara Sudarmaji, di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Lamongan, sekira pukul 03.00 WIB dini hari, pada Kamis (19/1/2023) kemarin,” ujar Kapolsek Paciran, Iptu Ach. Purnomo saat dikonfirmasi beritajatim.com, Jumat (20/1/2023).
Mengenai kronologinya, Purnomo menjelaskan, tersangka melakukan aksinya saat pemilik rumah sedang tertidur lelap. Tersangka secara diam-diam memasuki rumah dan hendak mengambil sepeda motor milik korban Sudarmaji.
Nahasnya, aksi tersangka ini kepergok pemilik rumah yang kala itu curiga ada suara seseorang yang tengah memasuki rumahnya. Setelah dicek, ternyata benar, pemilik rumah mengetahui tersangka sedang berupaya membobol kontak sepeda motor miliknya dengan kunci T.
“Tersangka dipergoki oleh pemilik rumah saat berusaha membobol kontak sepeda motor. Tersangka yang mengetahui dirinya sudah ketahuan akhirnya langsung kabur keluar rumah,” terang Purnomo.
Masih kata Purnomo, pemilik rumah yang mengetahui kendaraannya akan dicuri itu pun berusaha untuk mengejar pelaku sambil berteriak “maling” beberapa kali. Purnomo juga menyebut bahwa tersangka sebenarnya tidak sendirian dalam melakukan aksinya, ia dibantu oleh satu tersangka lainnya yang masih satu komplotan.
Kedua tersangka itu, jelas Purnomo, masing-masing kabur ke arah timur dan utara. Warga yang mendengar teriakan Sudarmaji langsung berduyun-duyun ikut mengejar tersangka. Cuman, hanya ada satu tersangka yang tertangkap, yakni yang berusaha kabur ke arah timur.
Dengan tertangkapnya satu tersangka ini, warga setempat akhirnya meluapkan kekesalannya kepada tersangka. Kemarahan warga tak terbendung lagi dan menghajar tersangka hingga babak belur. Beruntung, polisi yang menerima informasi bergegas ke lokasi dan mengamankan tersangka.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kriminal-lamongan”]
“Kemudian polisi yang menerima laporan dari warga segera mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dan langsung mengamankan satu tersangka itu untuk dibawa ke Polsek Paciran,” kata Purnomo.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh polisi, Purnomo menuturkan, tersangka mengakui semua perbuatannya. Bahkan, tersangka juga mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor di Desa Paciran, Kecamatan Paciran, pada beberapa waktu lalu.
“Sepeda motor bernopol S 3467 JBS yang digunakan oleh tersangka saat menjalankan aksinya di Desa Drajat ini merupakan hasil curiannya di Desa Paciran. Kini, kasus ini masih kita kembangkan. Kita juga mengamankan barang bukti berupa satu buah ponsel, kunci T, dan sepeda motor dari tangan pelaku,” pungkasnya. [riq/but]






