Jember (beritajatim.com) – Persid Kabupaten Jember masih berpeluang menjadi tuan rumah Babak 16 Besar Liga 3 Jawa Timur, jika lolos Babak 28 Besar. Jember sebelumnya menjadi tuan rumah babak penyisihan Grup H.
Hal ini dikemukakan Sekretaris Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur Joko Tetuko, saat dihubungi beritajatim.com, Jumat (5/1/2024) malam. “Kalau misalnya Jember lolos, bisa mengajukan diri lagi menjadi tuan rumah,” katanya.
Ada beberapa kriteria untuk menjadi tuan rumah. “Kami utamakan yang penontonnya banyak dan tertib, masyarakatnya aware dengan sepak bola, melihat live streaming. Ada pertimbangan sponsor, apakah wilayah ini sponsornya bagus atau tidak,” kata Joko.
Liga 3 memiliki sponsor sehingga tuan rumah mendapat bantuan pendanaan. “Mereka dibebaskan dari beberapa tanggungan, ditanggung Asprov. Sebagian besar dari sponsor,” kata Joko.
Setelah menjadi tuan rumah babak penyisihan, Persid sebenarnya ditunjuk menjadi tuan rumah Grup AA Babak 28 Besar Liga 3 Jatim. Namun penunjukan dibatalkan, setelah Asprov PSSI Jatim mendapat informasi bahwa Stadion Jember Sport Garden akan menjadi lokasi salawat dan kampanye politik, 9 Januari 2024.
Sebenarnya selain JSG, Jember memiliki Stadion Notohadinegoro. Jika lokasi pertandingan dipindah ke Notohadinegoro, menurut Joko, tidak boleh ada penonton yang masuk. “Pendukung Persid pun tak boleh menonton,” katanya.
Opsi ini sempat dibicarakan dalam pertemuan antara PSSI, panitia pelaksana, dan kepolisian sampai Kamis kemarin. Namun, PSSI tak mau ambil risiko. Joko menilai sebaiknya pertandingan sepak bola dan kampanye tidak diselenggarakan di satu kota dalam waktu bersamaan. “Kalau ada sepak bola dan ada kampanye, tidak baik. Konsentrasi petugas pasti terpecah. Kita kayak-kayak tidak mendukung kampanye, apalagi ada salawatan di sana,” katanya.
Pergeseran jadwal bukan opsi. “Kalau kampanyenya tanggal 9 Januari, kan tidak mungkin persiapannya tanggal 9 saja. Apalagi pakai stadion. Nanti (rumput lapangan di) stadionnya diinjak-injak orang, ada panggung dan sebagainya. Tidak mungkin satu dua hari selesai seperti biasa,” kata Joko. [wir]






