Surabaya (beritajatim.com) – Cabang Olahraga (Cabor) Petanque akan memerbanyak kut kejuaraan Petanque baik tingkat daerah maupun nasional. Tujuannya mencari bibit muda untuk persiapan pra PON dan PON XXI 2024 mendatang,
Prof Nurhasan, Ketua Pengprov Pentaque mengatakan bahwa ikut sertanya para atlet muda di berbagai kejuaraan ini memang ditargetkan untuk mempersiapkan atlet Puslatda Petanque mengikuti Pra PON bulan Juni di Bali. Serta Kejuaraan Piala Gubernur mendatang.
Hingga saat ini Pengprov Petanque juga masih menunggu rekomondasi untuk menggelar kejuaraan Petanque Gubernur series . Kejuaraan ini direncanakan sebanyak 6 series.
“Kami akan menunggu persetujaun rekom gelaran kejuaraan Gubernur series ini,” ujar Cak Hasan panggilan Prof Nurhasan.
Kejuaraan terbuka Championship2023 ini bakal diikuti tim-tim daerah lain. Terdiri dari Jabar, DKI, Jateng dan NTB. Dia yakin tim Jatim masih unggul dari daerah-daerah lainnya. Meski begitu, dia minta tim tetap waspada.
“Kami tidak boleh takabur meski di Open Championship atlet-atlet Puslatda Jatim berjaya. Hasil harus dipertahankan, jangan sampai kendor,” ujarnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”koni-jatim”]
Sementara Monev KONI Jatim Indro Sulistyo mengatakan bahwa Cabor Petanque merupakan salah satu cabor yang diharapkan mampu menyumbangkan medali emas buat Jatim pada PON XXI mendatang. Dia juga memberi apresiasi atas pembangunan lapangan Petanque indoor.
“Lapangan Petanque indoor di Jatim merupakan lapangan satu-satunya di Indonesia. Ini semua atas kegigihan Ketua Umum Petanque yang ingin cabor petanque berprestasi dan membangkitkan olahraga petanque di Jatim,” ucap Indro.
Hasil Pertandingan Triple Open juara 1 Jatim, II DKI Jakarta, III bersama Mayangkara dan Jatim, Hasil single juara I Jatim, II Jatim, III Jatim. Sedangkan hasil double open juara I Jatim, II Jatim, III Jatim dan Sidoarjo. [way/but]






