Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan berhasil mencuri satu poin saat bertandang ke markas Kendal Tornado FC dalam lanjutan kompetisi Championship Grup Timur, Minggu (21/9/2025).
Laga yang berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang itu berjalan cukup seimbang. Tim tuan rumah sebenarnya sempat menciptakan gol di babak pertama. Tapi kemudian dianulir setelah ditinjau ulang Video Assistant Referee (VAR).
Beberapa peluang yang tercipta di sisa laga, juga tak satu pun yang bisa dikonversi menjadi gol. Skor imbang 0-0 bertahan hingga laga usai.
Meski hanya meraih hasil imbang, pelatih Persela, Aji Santoso, menilai satu poin tersebut sangat penting bagi kondisi psikologis anak asuhnya.
“Satu poin menurut saya ini nilai yang sangat berharga untuk persiapan menghadapi pertandingan berikutnya melawan Persiku Kudus. Apalagi sebelumnya kami kehilangan poin,” kata Aji, usai laga.
Aji menambahkan, pertandingan kontra Kendal Tornado tidaklah mudah, karena lawan mengandalkan kecepatan dan kekuatan fisik. Untuk meredam hal itu, Persela terpaksa menerapkan pertahanan rapat.
“Kami melakukan compact defense dan mengantisipasi long pass diagonal. Alhamdulillah berjalan baik, pertandingan berimbang, dan semua pemain sudah mengeluarkan kemampuan maksimal,” ucapnya.
Juru taktik asal Malang itu juga menegaskan persaingan di Grup Timur akan berlangsung sangat ketat. Namun semua tim masih memiliki kesempatan yang sama untuk memperebutkan tempat teratas.
“Ini baru pekan kedua, masih banyak pertandingan, semua tim punya peluang,” kata Aji.
Sementara itu, pemain Persela, Hasim Kipuw, juga bersyukur dengan hasil yang diraih Laskar Joko Tingkir dalam lawatannya ke markas Kendal Tornado.
“Kami bersyukur bisa mendapatkan satu poin yang sangat berharga. Ini jadi bekal untuk lebih percaya diri saat kembali main di kandang,” katanya. [fak/suf]






