Lamongan (beritajatim.com) – Berupaya keras untuk bisa keluar dari zona degradasi, Persela Lamongan justru dibantai Persita Tangerang dengan skor 0-3. Laga digelar pada pekan ke-19 Liga 1 2021-2022, di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (11/1/2022) sore ini.
Ketiga gol Persita masing-masing-masing dicetak oleh Agung Prasetyo pada menit ke-38, Irsyad Maulana pada menit ke-67, dan Taylon Correa di menit 90+4.
Dengan hasil tersebut, Pendekar Cisadane mampu memutus tren buruknya yang tak pernah menang di empat laga sebelumnya, sehingga naik ke urutan 9 klasemen Liga 1 dengan raihan 25 poin dari 19 laga.
Sedangkan Laskar Joko Tingkir dinilai kebacut. Kekalahan ini membuatnya melalui 11 laga beruntun tanpa kemenangan. Mereka hanya mendulang 4 imbang dan 7 kali kalah. Persela terpuruk di zona merah, atau peringkat ke-16 dengan nilai 15.

Jalannya Pertandingan
Di babak pertama, baik Persita maupun Persela sama-sama tampak bermain agresif. Persita lebih dulu mengancam gawang Persela lewat tendangan keras Taylon di menit ke-10.
Selang beberapa menit, giliran Persela yang mengancam lewat tendangan keras Nasir dari luar kotak penalti, serta lewat sundulan Malik Risaldi. Sayang, sundulan Malik terlalu lemah dan mampu dijinakkan Rendy Oscario.
Sebenarnya, Persela mendapat peluang terbaiknya lewat Jose Wilkson yang mendapat umpan terobosan, melalui skema serangan balik. Nahas, sontekannya hanya mengenai tiang gawang.
Tak hanya itu, Malik Risaldi yang mendapat bola rebound pun tak mampu memanfaatkannya menjadi sebuah gol. Petaka Persela datang di menit ke-38, Agung Prasetyo membuat Persita unggul lebih dulu melalui kemelut di kotak penalti Persela.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persela”]
Usai turun minum, Persela tampil lebih ngotot setelah memasukkan dua pemainnya, Nerius Alom dan Risqi Putra. Di menit ke-58, Risqi sempat mengancam gawang Persita. Namun sundulannya masih melambung tinggi.
Keasikan menyerang, Persela justru kembali kebobolan pada menit ke-67 lewat gol Irsyad Maulana. Bahkan jelang akhir laga, Persita malah menambah keunggulannya lewat Taylon. Skor 3-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Persela Terima Kenyataan
Pelatih Persela Jafri Sastra mengungkapkan, meski kekalahan ini tak diharapkannya, namun ia harus rela menerima kenyataan pahit tersebut, dan akan segera melakukan pembenahan, agar Persela bisa tampil lebih baik ke depan.
“Ini hasil yang tidak kami harapkan, kalah dari Persita. Padahal kita bermain cukup baik. Tapi kita harus terima hasil ini dan harus berbenah,” ungkap Jafri.
Lebih lanjut, Jafri menjelaskan, jika Persela telah berupaya untuk meningkatkan serangannya agar bisa membuahkan gol. Hal tersebut dibuktikan dari statistik pertandingan yang menunjukkan Persela lebih bisa menguasai laga kali ini.
“Kami mencoba meningkatkan serangan untuk membuat gol. Tapi justru kembali kemasukan. Kami juga tidak bisa memanfaatkan peluang yang kita dapatkan,” tandasnya. [riq/but]






