Surabaya (beritajatim.com) – Berkaca dari musim 2021/2022 lalu, Persebaya bertekad ingin balas dendam ketika bersua Bhayangkara FC di kompetisi pramusim, Piala Presiden, Senin (13/6/2022). Pasalnya, Persebaya menelan pil pahit alias tumbang dalam dua pertandingan terakhir saat melawan Bhayangkara FC.
Optimisme tim kebanggaan arek-arek Suroboyo untuk bisa menang dari Bhayangkara FC karena materi pemain kedua tim berbeda dari musim lalu. “Memang dalam kompetisi kemarin kami belum menang tetapi itu sudah lewat, sekarang kami memulai dengan lembaran baru, baik kondisi Persebaya dan Bhayangkara sendiri juga berbeda materi, pemain juga berbeda,” ujar pelatih Persebaya, Aji Santoso saat konferensi pers, Minggu (12/6/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”persebaya”]
Mantan pelatih Persela Lamongan ini menambahkan, untuk pertandingan besok timnya tidak sekadar mengejar kemenangan saja. “Pertandingan besok kami bisa menampilkan permainan yang baik, yang bagus dan bisa dinikmati oleh penonton,” kata Aji.
“Dan mudah-mudahan kami bisa meraih hasil maksimal, mendapatkan poin 3 meskipun menurut saya tidak mudah dan perlu perjuangan yang keras,” dia menambahkan.
Terkait materi pemain Bhayangkara FC, Aji tidak terlalu memikirkannya. Meski, dia mengakui kalau tim ini diisi materi-materi yang bagus. “Tapi kualitas Persebaya sendiri banyak pemain-pemain baru dan muda- bagi kami itu bukan suatu kendala yang terpenting bagaimana saya menyiapkan tim ini sebaik mungkin untuk besok malam,” tegasnya.
“Saya tekankan kepada mereka (pemain) secepat mungkin beradaptasi dengan tim dengan cara bermain bersama meskipun membutuhkan waktu. Sepertinya mereka cukup enjoy dan memahami apa yang saya inginkan,” pungkasnya.(way/kun)






