Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya hanya bisa mendapatkan satu poin di kandang PSS Sleman dipekan ke 12 Liga 1 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu (26/8/2023). Kedua tim bermain imbang 0-0.
Uston Nawawi, pelatih karteker Persebaya mengatakan, meski permainan timnya belum sesuai dengan ekspetasi, tapi perolehan satu poin di kandang PSS patut disyukuri. “Kami bersyukur dapat 1 poin, dan ini patut kita syukuri karena perjuangan pemain sangat luar biasa. Mereka bermain sangat bagus,” ungkap Uston.
Serangan demi serangan dilakukan Bruno Moreira, bahkan di babak kedua enam pemain Persebaya diganti oleh Uston demi mencuri poin. Namun sayang, usaha meraih poin penuh tidak tercapai. “Iya, saya mengganti enam pemain di babak kedua untuk mencuri serangan dan memperbaiki pertahanan, namun masih belum bisa. Nanti kita perbaiki lagi,” ucapnya.
Meski hanya mendapatkan satu poin, mantan pelatih Laga FC ini cukup memberikan apresiasi kepada para pemainnya.
Sementara itu Kadek Raditya, pemain Persebaya asal Bali ini mengatakan jika bersyukur masih diberi poin dengan hasil kerja keras seluruh pemain Persebaya. “Kami bersyukur dan terima kasih untuk semua yang melihat pertandingan ini, ini hasil kerja keras kami dan saya berharap atmosfer kekompakan di tim ini selalu ada dan berharap selalu mendapat hasil yang terbaik,”ungkap Kadek.
Bahkan Kapten Tim Persebaya, Reva Adi pun juga sedikit memberikan keluhannya kondisi stadion yang kurang bagus membuat tim bekerja lebih keras di pertandingan di minggu ke 12 ini.
“Patut sukuri pertandingan sulit dengan lapangan yang kurang bagus dan melakukan taktikal kita dilapangan karena begitu sulit untuk menjalankan apa yang dimau tapi hasil ini cukup baik buat kita bersyukur dan tampil lebih baik di home selanjutnya,” tutupnya. (way/kun)
BACA JUGA:
Di Kandang PSS Sleman, Persebaya Tak Ingin Putus Mata Rantai Kemenangan






