Surabaya (beritajatim.com) – Meski kompetisi belum kembali bergulir, Persebaya Surabaya harus memastikan akan bermarkas dimana jika nanti kembali bermain. Pasalnya Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, segera direnovasi dan dilakukan perawatan rumput dalam waktu dekat.
Diketahui Gelora Bung Tomo adalah salah satu venue Piala Dunia U-20 tahun 2023. Lalu, bagaimana nasib Persebaya Surabaya? Green Force mungkin tidak bisa berkandang di GBT selama proses renovasi. Memang kompetisi masih ditunda, meski begitu manajemen tetap memikirkan nasib homebase mereka.
“Kami lihat perkembangan berikutnya. Sampai sekarang kami belum berandai-andai. Sebenarnya salah satu stadion home kan GDS (Gelora Delta Sidoarjo). Green Force memang mendaftarkan dua stadion untuk Liga 1 2022-2023. Selain GBT, ada Gelora Delta, Sidoarjo. Markas Deltras FC itu sudah dipakai saat menjamu RANS Nusantara FC seperti kemarin,” ungkap ” kata Manajer Persebaya Yahya Alkatiri, Jumat (28/10/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”gbt-surabaya”]
Namun, disisi lain Persebaya masih harus berpikir ulang jika akan menggunakan Stadion Gelora Delta Sidoarjo pasalnya laga saat itu berakhir ricuh. Banyaknya suporter yang turun ke lapangan hingga membuat manajemen Persebaya sampai harus ganti rugi.
Faktor ini pula, kans berkandang di Gelora Delta kian tipis. Izin dari pemerintah setempat dan keamanan tentu tidak mudah. Yahya sempat berkomunikasi dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. “Menurut beliau, Persebaya lebih baik main di Surabaya saja dulu. Pertimbangannya adalah faktor keamanan yang sesuai dengan SOP kami,” ungkap Yahya.
Namun ada opsi lain lagi masih ada Stadion Gelora 10 November (G1ON) yang bisa digunakan. Kebetulan, markas lama Persebaya itu juga sudah direnovasi. Sebab, G10N akan menjadi salah satu tempat latihan peserta Piala Dunia U-20. Cuma, bisa saja stadion di Kecamatan Tambaksari itu ikut direnovasi.
Karena itu, manajemen Persebaya tetap membuka segala opsi. Termasuk jika harus berkandang di luar Surabaya Raya. “Ya, tentu kalau mau pindah, kami akan ukur dulu semuanya. Baik itu kapasitas (stadion) maupun sarana dan prasarana di sana. Jadi, pertandingan akan aman,” ungkap Yahya sembari mengatakan bahwa hingga kini pihaknya memilih fokus untuk mempersiapkan tim sebaik-baiknya dan saat ini skuad Green Force masih rutin berlatih. [way/suf]






