Mojokerto (beritajatim.com) – Permasalahan yang ada di Kabupaten Mojokerto ini menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama. Hal tersebut disampaikan Bupati Mojokerto Ikfina Fakhmawati saat menyerahkan bantuan kepada 50 Orang Tua Asuh Sehari (Oase) anak yatim dan dana hibah insentif untuk guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ) yang tergabung dalam organisasi masyarakat.
Lembaga pendidikan yang menerima bantuan ini diantaranya, LP Ma’arif NU senilai Rp1.483.800.000, PD Muhammadiyah Rp14.200.000 dan LDII senilai Rp2 Juta. Sementara untuk Oase masing-masing senilai Rp500 ribu. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan pada saat acara Nuzulul Qur’an yang berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Kamis (28/4/2022) malam.
Bupati Ikfina Fahmawati mengatakan, permasalan yang ada di Kabupaten Mojokerto menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama. Sekaligus upaya-upaya Pemkab Mojokerto dalam melaksanakan program pemulihan ekonomi nasional serta memberikan semangat dan pendampingan pada warga masyarakat.
“Dengan segala kerendahan hati, saya berharap agar semua pihak yang hadir di majelis ini baik dari anggota MUI, PCNU, para ulama, serta seluruh hadirin undangan yang lain untuk selalu berpartisipasi aktif dalam memberikan sumbangan pemikiran, membimbing dan mengarahkan kami yang ada di pemerintahan agar program pembangunan di Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya.
Terutama, tegas Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini, dalam pembangunan mental spiritual dapat berjalan dengan sukses. Menurutnya, setelah beberapa kali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan serta mengadakan dengar pendapat dengan berbagai elemen di masyarakat, Bupati berharap berbagai permasalahan serta kebutuhan pembangunan yang ada di desa-desa bisa teridentifikasi.
“Untuk selanjutnya dirumuskan dan diagendakan pada RKPD. Termasuk pendataan dan pemberian santunan bagi anak anak yatim yang terus kita perbaiki dan kita sempurnakan baik secara kualitas dan kuantitas data penerima bantuan, ini mengingat dampak buruk pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir ini begitu berat dan berimbas pada berbagai sektor kehidupan masyarakat,” terangnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bupati-mojokerto-ikfina”]
Selain melaksanakan ibadah Ramadan, pihaknya juga meninjau kondisi di masyarakat. Seperti adanya kenaikan harga kebutuhan pokok, pengecekan kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri, pengecekan persiapan mudik lebaran, karena pemerintah pusat sudah mengijinkan masyarakat untuk mudik Lebaran tahun 2022 bagi yang telah divaksin dosis lengkap.
“Ini menuntut kita semua yang ada di daerah untuk mencari solusi yang tepat agar semua program bisa kita persiapkan dengan baik dan lancar. Hal ini tentu membutuhkan penanganan dan kerja sama secara komprehensif semua pihak, baik pada organisasi perangkat daerah maupun dengan jajaran samping atau pemangku kepentingan,” jelasnya.
Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh undangan yang hadir atas partisipasi dan kontribusinya dalam mensukseskan berbagai program pembangunan Pemkab Mojokerto. Sehingga berbagai program bisa berjalan dengan baik, lancar dan kondusif sesuai dengan yang diharapkan.
“Mudah-mudahan dengan momentum Doa bersama Ulama dan Umara’, serta peringatan Nuzulul Quran pada hari ini, semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan kita serta mendapat rahmat dan pertolongan dari Allah SWT, untuk mengabdi dan mengemban amanah dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. [tin/suf]






