Peristiwa

Suzuki Ertiga Tabrak Truk Tangki Air, Jalur Wisata Pacet Mojokerto Macet

Proses evakuasi kendaraan terlibat kecelakaan di Jalan Raya Desa Sampang Agung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Kemacetan panjang terjadi di Jalan Raya Desa Sampang Agung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Minggu (20/6/2021). Sebuah mobil Suzuki Ertiga nopol S 1696 SJ menabrak truk tangki muatan air nopol S 8938 UD di jalur wisata Pacet.

Mobil truk tangki air yang dikemudikan Abdul Shomat (61) warga Desa Warugunung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto berjalan dari arah selatan ke utara atau dari Pacet menuju Mojosari, sementara mobil Suzuki Ertiga berjalan dari arah sebaliknya.

Sopir mobil Suzuki Ertiga, Moh Lil Khoiri (39) warga Desa Simpang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo saat di lokasi kejadian menghindari sepeda motor Honda Yamaha Nmax yang di depannya. Namun sopir mobil Suzuki Ertiga justru tancap gas.

Mobil Suzuki Ertiga memakan jalur lawan dan bersamaan dengan itu, datang truk tangki air dari arah sebaliknya. Karena jarak kedua kendaraan yang terlalu dekat sehingga kecelakaan tak bisa dihindari. Kedua kendaraan terlibat adu mocong dan memakan sebagian badan jalan.

Akibatnya kemacetan panjang di jalur wisata Pacet tak bisa dihindari, baik dari arah Mojokerto maupun dari arah Pacet. Anggota Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto yang datang ke lokasi memberlakukan buka tutup jalur untuk menghindari kemacetan.

Sementara kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan terpaksa diderek dan dievakuasi ke Kantor Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto. Beruntung tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut, hanya kedua kendaraan mengalami kerusakan di bagian depan.

Sopir truk tangki air, Abdul Shomat (61) mengatakan, ia berjalan dari selatan ke utara. “Mobil ini dari utara katanya menghindari sepeda, pastinya saya tidak tahu menghindari sepeda apa tapi ada sepeda jatuh tadi. Mobil nyoncong ke kanan, kata sopirnya mau ngerem keliru ngegas,” ungkapnya.

 

Sehingga mobil Suzuki Ertiga berjalan dengan kecepatan tinggi, sopir truk tangki air berusaha mengerem laju kendaraannya tapi karena jarak yang sudah dekat sehingga kecelakaan tak bisa dihindari. Sopir mengaku baru saja mengisi air isi ulang dari wilayah Pacet dan berjalan dengan kecepatan 30 km/jam.

Sopir Suzuki Ertiga, Moh Lil Khoiri (39) membenarkan, jika sebelum terjadi kecelakaan ia menghindari sepeda motor Yamaha Nmax yang ada di depannya. “Nmax ngrem mendadak, posisi Nmax agak ke barat. Saya banting ke kanan dan menyenggol sepeda motor Nmax,” jelasnya.

Sopir mobil Suzuki Ertiga kaget sehingga saat bermaksud menginjak rem keliru gas sehingga ia tak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Rencananya ia hendak ke Pacet dari rumahnya yang berada Desa Simpang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo

Proses evakuasi kendaraan terlibat kecelakaan di Jalan Raya Desa Sampang Agung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Mojokerto, Iptu Edy Widoyono mengatakan, kecelakaan melibatkan kendaraan mobil Suzuki Nmax dan truk tangki air. “Suzuki Ertiga dari arah Mojosari ke Pacet, di depan ada ada kendaraan roda dua Nmax yang mengalami kecelakaan,” tuturnya.

Bermaksud menghindari sepeda motor Yamaha Nmax, sopir Suzuki Ertiga namun menyenggol sepeda motor Yamaha Nmax. Kanit menjelaskan, sopir mobil Suzuki Ertiga banting setir ke kanan, sementara dari arah berlawanan muncul truk tangki air sehingga terjadi kecelakaan.

“Untuk roda duanya langsung melarikan diri karena kondisinya tidak apa-apa. Dari kedua kendaraan juga tidak hanya korban jiwa, hanya materiil saja. Baik dari Suzuki Ertiga maupun dari truk tangki air, namun kemacetan cukup panjang karena truk tangki air memakan badan jalan sehingga,” tegasnya. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar