Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 50 sopir dan kernet bus yang melewati terminal Patria Kota Blitar mengikuti tes urine dadakan yang digelar oleh BNN dan Polres Blitar Kota. Tes urine ini dilakukan untuk memastikan bahwa sopir dan kernet bus yang bekerja di musim mudik lebaran tahun 2023 ini aman dari pengaruh narkoba.
Dari 50 sopir dan kernet bus yang dilakukan tes urine, semua menunjukkan hasil negatif dari pengaruh narkoba. Para sopir dan dan kernet itu pun dinyatakan sehat sehingga layak untuk mengemudikan bus.
“Hari ini kami lakukan tes urine bagi 50 sopir dan kernet bus dan hasilnya semua negatif,” kata M Yusuf Eko Haryanto/ Sub Koordinator P2M, Selasa (18/04/23).
BNN Blitar sendiri telah melakukan dua kali kegiatan tes urine bagi sopir dan kernet bus. Kegiatan tersebut digelar BNN di dua lokasi berbeda yang pertama di Terminal Kesamben Kabupaten Blitar dan kini kembali digelar di Terminal Patria Kota Blitar.
Dari dua lokasi tes urin tersebut, BNN Blitar tidak menemukan sopir dan kernet bus yang terbukti menggunakan narkoba. “Kami telah melakukan tes urine juga di terminal Kesamben dan kini di Terminal Patria Kota Blitar dan hasilnya semua nihil,” imbuhnya.
https://beritajatim.com/peristiwa/puncak-mudik-4-000-orang-diprediksi-turun-terminal-blitar/
BNN dan Polres Blitar Kota ingin memastikan bahwa seluruh sopir dan kernet bus yang mengangkut pemudik tahun 2023 ini aman dari narkoba. Sehingga diharapkan mudik lebaran tahun 2023 ini bisa berjalan lancar tanpa ada kecelakaan yang diakibatkan oleh penyalahgunaan narkoba sopir maupun kernet.
BNN dan Polres Blitar Kota sendiri telah menyiapkan skenario jika terdapat sopir atau kernet yang menggunakan narkoba. Skenario tersebut yakni rehabilitasi.
Nantinya bila terdapat sopir atau kernet yang terbukti menggunakan narkoba maka akan dilakukan rehabilitasi di BNN Blitar. Semua kegiatan rehabilitasi ini juga gratis.
“Nanti bila kita temukan yang positif maka kami akan rehabilitasi di BNN Blitar, semua gratis,” tegasnya.
Sementara itu salah satu sopir bus, Puji Santoso mengaku senang adanya kegiatan ini. Menurutnya dengan adanya tes urin ini bisa semakin menyakinkan masyarakat bahwa sopir bus kini telah bebas dari narkoba.
https://beritajatim.com/peristiwa/60-sopir-dan-awak-bus-di-tuban-jalani-tes-urine-jelang-mudik/
Selain menurut hal ini juga bisa digunakan screening untuk para sopir. Menurutnya sejauh masih ada sejumlah sopir yang nakal atau masih menggunakan narkoba untuk dobbping.
“Ya bagus lah, karena bisa memastikan sopir mana yang bebas narkoba yang masih menggunakan narkoba,” Katanya.
Selain mengikuti kegiatan tes urin, para sopir bus ini juga menjalani pemeriksaan kondisi kesehatan. Mereka juga diberikan obat serta vitamin secara gratis.
Langkah ini sengaja dilakukan oleh Dinas Kesehatan untuk memberikan jaminan kesehatan bagi sopir yang saat ini tengah bekerja keras di musim mudik lebaran tahun 2023.
“Iya tadi diperiksa kesehatannya juga dapat vitamin juga,” pungkasnya. [owi/but]






