Peristiwa

Seni Tradisional Ujung di Hajatan Warga Mojokerto Dibubarkan Polisi

Mojokerto (Beritajatim.com) – Anggota Polsek Pungging membubarkan pertunjukan kesenian tradisional ujung di hajatan warga Dusun Rungkut, Desa Randuharjo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Minggu (23/5/2021). Pembubaran lantaran pertunjukan tak mengantongi izin.

Selain itu, pertunjukan tersebut menimbulkan kerumunan karena banyak warga yang datang untuk melihat. Bahkan tamu yang hadir di hajatan sebagian tidak memakai masker. Sehingga anggota Polsek Punggung membubarkan pertunjukan kesenian ujung tersebut.

Pertunjukan kesenian ujung tersebut digelar salah satu warga, Suparno (55) warga Dusun Rungkut RT 17 RW 05, Desa Randuharjo dalam sebuah hajatan. Setelah petugas kepolisian datang, warga yang menonton langsung membubarkan diri. Petugas juga memberikan himbauan di tengah pandemi Covid-19.

Kapolsek Pungging, AKP Margo Sukwandi mengatakan, pertunjukan kesenian tradisional ujung dibubarkan karena tidak mengantongi izin dan menimbulkan kerumunan. “Kita sampaikan kepada yang punya hajatan, jika kegiatan bentuk hiburan dilarang oleh pemerintah karena masih situasi pandemi,” ungkapnya.

Masih kata Kapolsek, petugas juga memberikan masker kepada tamu yang datang ke hajatan tersebut karena sebagian tidak memakai masker. Sementara warga yang menonton pertunjukan juga langsung membubarkan diri. Penyelenggaraan hajatan diminta keterangan terkait hal tersebut.

“Penyelenggaraan hajatan, kita minta keterangannya terkait hal ini. Pembubaran kita lakukan selain penyelenggaraan tidak mengantongi izin dan menimbulkan kerumunan, kita juga mengedepankan pencegahan penyebaran Covid-19,” tegasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar