Peristiwa

Satu Tahanan Tertangkap, Mengaku Kabur Temui Istri Hamil Tua

Sumenep (beritajatim.com) – Satu dari tiga tahanan yang kabur dari rumah tahanan negara (Rutan) Klas IIB Sumenep, berhasil ditangkap.

Tahanan yang berhasil ditangkap itu atas nama Riyanto (16), warga Kecamatan Batuputih, tahanan kasus pencurian.

“Setelah kabur dari rutan, dia sempat ke rumah orang tuanya di Batuputih. Setelah itu, dia pulang ke rumah istrinya di Desa Keles, Kecamatan Ambunten,” kata Kepala Rutan Klas II B Sumenep, Beni Hidayat, Senin (04/02/2019).

Ia mengungkapkan, tim rutan yang melakukan pencarian terhadap tahanan yang kabur, mendapat informasi bahwa tahanan pulang ke rumah orang tuanya. Tim kemudian mendatangi kepala desa setempat, meminta bantuan agar orang tua Riyanto mau membujuk Riyanto untuk kembali ke tahanan.

“Orang tua Riyanto kemudian mendatangi Riyanto yang berada di rumah istrinya di Desa Keles, membujuk agar mau kembali ke tahanan. Akhirnya Riyanto dengan diantar orang tuanya, menyerahkan diri ke Polsek Ambunten. Kemudian dari Polsek Ambunten, menyerahkan tahanan kembali ke rutan,” papar Beni.

Ka Rutan interogasi tahanan kabur

Menurut Beni, berdasarkan pengakuan Riyanto, dirinya kabur dari tahanan karena rindu pada istrinya yang saat ini tengah hamil 9 bulan. Ia ingin menunggui istrinya saat melahirkan.

“Kaburnya Riyanto ini karena alasan pribadi. Kalau pengakuannya, dia tidak punya rencana untuk kabur. Hanya ketika melihat dua temannya kabur, dia pun ikut kabur,” terangnya.

Sebelumnya, tiga tahanan kabur dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Sumenep pada Senin pagi. Kaburnya tiga tahanan itu diketahui usai sholat subuh. Saat seluruh tahanan dan narapidana kembali ke kamar masing-masing usai melakukan sholat berjamaah, ternyata ada tiga tahanan yang tidak ada.

Saat di cek di CCTV, terlihat, ada tiga tahanan yang melarikan diri dengan cara memanjat dinding tembok masjid. Setelah berhasil memanjat dinding masjid, tiga tahanan itu berjalan diatas genting, lalu meloncat ke halaman depan rutan dan lari ke arah barat.

Ketiga tahanan yang kabur tersebut masing-masing bernama Hasan Basri (27), warga Kecamatan Batang-batang yang merupakan tahanan kasus narkoba. Kemudian Matrawi (27), warga Kecamatan Batuputih, tahanan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan Riyanto (16), warga Kecamatan Batuputih, tahanan kasus pencurian. (tem/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar