Peristiwa

Puting Beliung Sapu 2 Desa di Kalianget Sumenep, 3 Luka, Belasan Rumah Rusak

Petugas turun ke lokasi angin puting beliung di Desa Karanganyar dan Pinggirpapas (foto : temmy)

Sumenep (beritajatim.com) – Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Sabtu (03/04/2021). Dua desa tersebut adalah Desa Karanganyar dan Pinggir papas.

“Dalam musibah angin puting beliung itu, selain bangunan rusak dan tiang listrik roboh, juga ada tiga warga yang mengalami luka ringan,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

Tiga warga yang mengalami luka ringan itu adalah Listiyani (40), warga Desa Pinggirpapas, mengalami luka pada dahi kepala. Kemudian Aira (11), juga warga Desa Pinggirpapas, mengalami luka di punggung. Selain itu, Iyan Muryanto (36), warga Desa Karanganyar, mengalami luka memar di kepala.

Angin puting beliung itu terjadi ketika mendung tebal, sesaat sebelum hujan deras mengguyur Sumenep. Dalam musibah alam tersebut, tidak hanya rumah warga yang rusak, namun juga masjid, kemudian atap gudang milik PT Garam. “Di Desa Karanganyar ada 12 lokasi yang terkena angin puting beliung. Sedangkan di Desa Pinggirpapas ada 8 lokasi,” terang Widiarti.

Dari 12 lokasi yang tersapu angin puting beliung di Desa Karanganyar, 10 diantaranya merupakan rumah warga, kemudian Masjid Hairul Jannah di Dusun Gedung, atap gudang milik PT Garam (Persero), dan 2 tiang yang berada di pinggir jalan Desa Karanganyar, roboh. Sedangkan 8 lokasi yang diterjang angin puting beliung di Desa Pinggirpapas, seluruhnya merupakan rumah warga di Dusun Ageng.

“Akibat robohnya tiang listrik itu, sekarang ini aliran listrik di lokasi tersebut, padam. Untuk kerugian material diperkirakan mencapai Rp 220 juta,” ujar Widiarti. (tem/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar