Peristiwa

Pohon Trembesi Tumbang, Jalur Dlanggu-Gondang Mojokerto Macet Satu Jam

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah pohon di Jalan Raya Desa Segunung, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto tumbang. Pohon jenis trembesi ini tumbang menutup akses dua kecamatan yakni Dlanggu-Gondang dan menyebabkan kemacetan dua arah.

Pohon yang memiliki banyak cabang ini tumbang sekira pukul 16.30 WIB. Arus lalu-lintas saat kejadian cukup ramai sehingga menyebabkan kemacetan dari dua jalur. Dari arah selatan yakni Gondang maupun dari arah utara yakni Kota Mojokerto.

Sejumlah petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, pihak kepolisian dan TNI melakukan evakuasi pohon tumbang.

Kendaraan baik roda dua maupun roda empat dari kedua jalur dihentikan saat proses evakuasi berjalan. Sejumlah petugas mengevakuasi pohon tumbang yang menutup akses jalan Dlanggu-Gondang, sementara petugas lainnya menjaga arus lalu-lintas.

Lantaran tidak ada akses jalan alternatif dari kedua jalur sehingga kemacetan sepanjang 1 KM lebih terjadi. Baik dari Gondang maupun sebaliknya macet panjang. Sekitar satu jam, petugas baru berhasil mengevakuasi pohon yang mempunyai nama latin Samanea Saman (Rain Tree) ini.

Kepala Seksi (Kasi) pelayanan dan Penanggulangan Bencana, PMI Kabupaten Mojokerto, Didik Soedarsono mengatakan, pohon tumbang diduga lantaran di sekitar pohon ada proyek pengerukan sehingga dimungkinkan akar pohon di beberapa sisi terpotong. “Ditambah saat kejadian, kondisi hujan,” ungkapnya, Rabu (2/11/2022).

Masih kata Didik, akibat pohon tumbang yang menutup akses jalan Dlanggu-Gondang tersebut menyebabkan kemacetan sekitar satu jam. Namun setelah proses evakuasi pohon yang memiliki mahkota daun menyerupai payung dan lebar ini, arus lalu-lintas kembali lancar.

“Macet dua arah, sekitar 1 KM. Sekitar satu jam proses evakuasi pohon tumbang, setelah selesai dievakuasi arus lalu-lintas kembali lancar dari kedua arah. Beruntung, meski sempat menutup akses Dlanggu-Gondang, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” jelasnya. [tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar