Peristiwa

Perempun Asal Ngawi Gantung Diri Disertai Surat Wasiat

Ngawi (beritajatim.com) – Setyowati (63), warga desa Pelang Kidul, Kecamatan Kedunggalar ditemukan tewas gantung diri di kiosnya di Pasar Kedunggalar menggunakan tali dari kain.

Setyowati pertama kali ditemukan oleh Sarni, Selasa (26/1/2021) sekitar pukul 04.30 WIB saat mau membeli bensin di kios milik korban dalam keadaan terbuka. Setelah masuk, ia mengetahui bahwa korban sudah gantung diri.

“Spontan saksi berteriak hingga terdenggar masyarakat setempat, setelah itu pihak perangkat desa menghubungi kepolisian,” kata Kapolsek Kedunggalar, AKP Sukisman kepada beritajatim.com, Selasa (26/1/2021).

Kapolsek mengatakan, pihak kepolisian dari Polsek Kedunggalar tiba langsung melakukan olah TKP. Jenazah diturunkan dari tempat gantung diri dan langsung dilanjutkan proses identifikasi. “Korban meninggal murni karena gantung diri, tidak ada tanda tanda kekerasan dan dimungkinkan karena ada permasalahan keluarga,” ungkapnya.

Polisi juga menemukan surat yang isinya sebagai berikut :
Pak Lurah Darno nyuwun tulung jasad kulo dipun rumat kangge sodakoh jenengan. Nyuwun ngapunten ingkang katah. (Pak Lurah Darno minta tolong jasad saya dirawat untuk sodakohnya bapak. Minta maaf sebanyak-banyaknya). Etalasae 1,5 dua depan punya bu Sriati (kaca), 5 elpiji punya bu Sriati. (asg/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar