Bojonegoro (beritajatim.com) – Kulit kambing, domba maupun sapi ditumpuk rapi. Kulit-kulit tersebut dibeli dari hasil kurban. Di hari ketiga Idul Adha, masih banyak warga maupun kelompok masyarakat yang menjual kulit hewan kurban.
Salah satu pengepul kulit hewan, Paryono Warga Desa Kauman Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro mengaku di hari Raya Idul Adha ini pihaknya mampu mengumpulkan ribuan kulit kambing maupun domba, serta sekitar 7 ton kulit sapi.
“Kulit sapi selama dua hari kemarin sudah mendapat 7 ton. Sementara untuk kulit kambing dan domba seitar 1.500 lembar,” ujarnya, Sabtu (01/07/2023).
Baca Juga: Bojonegoro Upaya Ubah Teater yang Rumit Jadi Menyenangkan
Kulit-kulit dari hasil kurban itu, untuk sapi dihargai Rp7 ribu per kilogram, sedangkan untuk kulit kambing seharga Rp25 per lembar, dan kulit domba seharga Rp40 ribu per lembar.
Sebelum dibeli, kulit-kulit hewan kurban itu dicek terlebih dahulu apakah ada yang berlubang atau tidak. Setelah dicek kulit hewan kurban itu, kemudian ditumpuk dan dilaburi garam agar tidak mebusuk.
Hasil dari pembelian kulit hewan kurban ini, kata Paryono, nantinya akan dikirim ke pabrik yang ada di Jawa Tengah.
Kulit hewan kurban yang terkumpul ini nantinya akan dikirim ke pabrik di daerah Kabupaten Blora Jawa Tengah sebagai bahan tas, sepatu dan tekstile. Penjualan kulit ini diperkirakan akan masih terus terjadi hingga H+7 Idul Adha. [lus/ted]






