Peristiwa

Pemain Bola Tersambar Petir saat Bertanding, Badan Keluarkan Asap lalu Meninggal

Tuban (beritajatim.com) – Seorang pemain bola yang sedang bertanding antar tim kecamatan meninggal dunia di tengah lapangan sepak bola saat bertandingan masih berlangsung di lapangan Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban.

Pemain sepak bola yang diketahui bernama Saiful Bakhtiar (26), warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban itu meninggal bukan karena dicederai lawan. Namun, Saiful diketahui meninggal dunia akibat disambar petir saat pertandingan sedang berjalan.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, Minggu (13/1/209), kejadian meninggalnya Saiful Bahktiar itu berawal saat ia bersama timnya dari Kecamatan Singgahan bertanding melawan tim Kecamatan Bangilan. Pertandingan itu berlangsung di lapangan yang ada di Dusun Pulut, Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan.

Memasuki babak kedua dalam pertandingan persahabatan itu, di lapangan terjadi turun hujan yang masih belum lebat. Namun, pertandingan masih terus berlangsung.

“Pada saat cuaca sudah hujan tiba-tiba terdengar suara petir. Dan para saksi melihat Saiful Bakhtiar tersambar petir itu,” terang AKP Budi Handoyo, Kapolsek Bangilan, Polres Tuban.

Setelah disambar petir, Saiful langsung terjatuh di lapangan. Tanpa waktu yang lama, teman-teman korban langsung berusaha memberikan pertolongan dan dievakuasi dari lapangan untuk di bawa ke Puskesmas Bangilan.

“Para saksi menyatakan bahwa setelah disambar petir tubuh korban sempat mengeluarkan asap. Korban segera ditolong di bawa ke puskesmas, namun nyawa korban tidak tertolong lagi,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, petugas kepolisian dari jajaran Polsek Bangilan, Polres Tuban melakukan identifikasi terhadap korban dan dipemeriksa secara medis. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Atas permintaan keluarga korban, terhadap jenazah korban Saiful Bakhtiar tidak berkenan dilakukan outopsi. Dan kemudian diminta untuk segera di bawa pulang,” pungkasnya. [mut/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar