Peristiwa

Pasar Tanjung Jember Ditutup, Pedagang Pindah ke Tepi Jalan Protokol

Jember (beritajatim.com) – Penutupan Pasar Tanjung oleh Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada 23-29 Mei 2020, direspons para pedagang. Mereka memilih berjualan di tepi jalan protokol, Jalan Sultan Agung.

Dalam pantauan beritajatim.com, Selasa (26/5/2020), para pedagang membuka lapak sayuran, ikan, daging, dan makanan basah lainnya pada malam hari. Para pedagang dan pembeli tidak menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Penggunaan masker minim ditemui. Begitu juga ketentuan jaga jarak.

Rudi, salah satu pedagang sayur, semula berdagang di pasar Kecamatan Rambipuji. Namun dia memilih berdagang di pusat kota Jember setelah pasar di sana ditutup. “Ini saya mau kulak, tapi berhubung ada yang butuh dan beli, ya saya jual. Saya kadang jualan sayur, cabe, macam-macam, menunggu kiriman petani,” katanya.

Bu Ngatiwan, salah satu pedagang cilok dan lalapan, sempat bingung mencari bahan makanan setelah Pasar Tanjung ditutup. “Pokoknya bingung saya sudah. Cari tahu tidak ada,” katanya.

Bupati Faida mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan agar mall atau pusat perbelanjaan dan pasar tradisional di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tutup selama sepekan, sejak 23 Mei hingga 29 Mei 2020. Instruksi ini dicantumkan dalam surat edaran tertanggal 22 Mei 2020.

Perintah tutup ini merupakan salah satu dari empat instruksi dalam surat edaran tersebut. Instruksi lainnya adalah pengelola mall dan pasar tradisional menerapkan penjarakan fisik (physical distancing) dalam alur layanan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Kedua, pengelola mall dan pasar tradisional melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada karyawan dan pengunjung terhadap gejala, tanda, dan cara pencegahan penularan infeksi Covid-19,” demikian Faida dalam suratnya.

Berikutnya, selama penutupan mall dan pasar tradisional, dilakukan penyemprotan disinfektan. Surat edaran ini dibuat dengan memperhatikan penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif di Jember. Saat ini tercatat sudah 28 kasus konfirmasi positif di Jember. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar