Peristiwa

Orkes Melayu di Mojokerto Dibubarkan Polisi

Anggota Polsek Sooko membubarkan orkes di salah satu rumah warga Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pertunjukan hiburan orkes melayu di Dusun Sanggrahan, Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (24/5/2021) dibubarkan polisi. Ini menyusul orkes melayu tersebut tanpa izin dan menimbulkan kerumunan.

Kapolsek Sooko, AKP Amat mengatakan, pembubaran dilakukan lantaran pemilik rumah tidak izin menyelenggarakan orkes melayu. “Ada informasi dan kita lanjuti. Orkes di rumah Pak Suyono ini, acara ulang tahun tapi orkes ada panggung besar,” ungkapnya, Selasa (25/5/2021).

Masih kata Kapolsek, pemilik rumah Suyono (52) menggelar pertunjukan hiburan orkes melayu untuk acara ulang tahun. Di rumah Suyono juga didirikan panggung besar sehingga dilakukan pembubaran untuk mengantisipasi kerumunan.

“Anggota ke lokasi dan memberikan pengertian kepada pemilik rumah atau yang punya hajat untuk menghentikan kegiatan. Kita berikan pengetikan jika selama pandemi covid 19 kegiatan bentuk hiburan dilarang oleh pemerintah, pemilik rumah juga tidak mengantongi izin,” katanya.

Selain menghentikan kegiatan, lanjut Kapolsek, pemilik rumah sebagai penanggung jawab kegiatan diminta ke Polsek Sooko untuk dimintai keterangan. Pemilik rumah diminta membuat surat pernyataan tidak menggelar kegiatan yang menimbulkan kerumunan selama pandemi Covid-19. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar