Peristiwa

Nekat Naik Motor, Pelajar Dibawah Umur Meninggal Kecelakaan

Ponorogo (beritajatim com) – Peringatan keras bagi orangtua untuk selektif mengijinkan anaknya yang masih dibawah umur dalam menggunakan sepeda motor. Kalau tidak, bisa jadi penyesalan yang akan meliputinya.

Seperti kasus kecelakaan yang terjadi Jalan Ponorogo-Somoroto tepatnya Simpang Tiga Jalan Diponegoro masuk Desa/Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo pada Jumat (26/4/2019) malam.

”Tadi malam memang ada kecelakaan yang melibatkan truk dengan sepeda motor mengakibatkan 1 pelajar tewas,” kata Kanit Laka Lantas Iptu Badri, saat dikonfirmasi beritajatim.com, Sabtu (27/4/2019) pagi.

Kecelakaan bermula saat sepeda motor dengan nopol   AE-3390-VY yang dikemudikan oleh DF (14) warga Dukuh Jangen RT 01 RW 01 Desa Jenangan Kecamatan Sampung Ponorogo berboncengan dengan YS (14) warga Jalan Sekar Taman 11D RT 01 RW 03 Kelurahan Tonatan Ponorogo.

Melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sekitar 60 km/jam. Naas saat di lokasi kejadian, DF entah kurang konsentrasi atau apa, tiba-tiba sepeda motor tersebut menabrak truk dengan nopol K-1486-RH yang dikemudikan oleh SUMARDI (38) warga Desa Bibrik RT 19 RW 07 Kecamatan Jiwan Kota Madiun yang kebetulan sedang parkir di bahu jalan sebelah barat.

”Jadi sepeda motor yang dikemudiakan oleh pelajar yang belum cukup umur tersebut menabrak truk yang lagi parkir,” katanya.

Akibat kejadian itu, lanjut Badri DF mengalami luka mata kanan memar, pendarahan hidung dan mulut, bibir robek, tangan kanan robek, dan meninggal dunia di Puskesmas Sumoroto. Sedangkan yang dibonceng, YS mengalami luka alis kiri lecet, kaki kiri lecet, dalam kondisi sadar. Saat ini barang bukti berupa sepeda motor dan truk diamankan di unit laka lantas Polres Ponorogo.

”Selain ada korban meninggal, kecelakaan itu menyebabkan kerugian materil ditaksir sebesar Rp. 3 juta,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar