Peristiwa

Mobil Pikep Terseret Banjir Bandang, Sopir Selamat Berkat Ini

Tuban (beritajatim.com) – Sebuah kendaraan pikep yang mengangkut dedak terserat arus banjir bandang akibat dari luapan sungai Kedung Jowo yang berada di Desa Jadi Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Banjir badang dari luapan sungai tersebut melompat hingga ke jalan raya penghuhung antar desa tersebut dan menyeret mobil yang sedang melintas jalan desa itu. Beruntung sopir berhasil selamat meski mobilnya terseret arus banjir hingga ratusan meter di sungai tersebut.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, peristiwa terseretnya mobil pikep dengan Nomor Polisi (Nopol) S 8698 HJ itu berawal saat banjir bandang di sungai itu mulai datang. Mobil yang dikemudikan oleh Guntoro, warga Dusun Bogor, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Tuban itu berjalan dari arah barat.

Pada saat kendaraan pikep hendak melintas di jalan pinggir sungai itu air banjir sudah mulai menggenangi jalan desa tersebut dan terdapat warga yang menyeberang dengan jalan kaki. Mengetahui hal tersebut, pengemudi pikep langsung memberanikan diri untuk melewati jalan yang diterjang banjir itu.

“Pas saya mau lewat itu tiba-tiba banjir besarnya datang. Langsung kendaraan terbawa masuk sungai,” ungkap Guntoro, pengemudi pikep yang terseret arus banjir bandang tersebut.

Sadar akan mobilnya terguling masuk sungai yang mengalami banjir bandang itu, pengemudi langsung bergegas keluar dari kendaraannya. Kemudian ia berhasil selamat dan tidak terbawa arus lantaran berpegangan pada pohon bambu yang ada di pinggir sungai.

“Saya bisa keluar dan pegangan bambu, saya sudah tidak sadar kendaraan kemana. Lalu saya ditolong warga tadi, ditarik dari sungai. Saya sangat berterima kasih,” paparnya setelah selamat dari peristiwa tragis itu.

Sementara itu, kendaraan pikep yang bermuatan dedak itu terguling-guling terseret air banjir bandang tersebut hingga ratusan meter dari titik awal. Selanjutnya puluhan warga Desa Jadi yang tinggal di sekitar sungai Kedung Jowo itu langsung beramai-ramai melakukan evakuasi mobil dari sungai itu.

“Tadi warga sangat banyak sekali yang berdatangan. Dan kemudian bersama-sama evakuasi mobilnya dari sungai itu dengan cara ditarik dan didorong rame-rame,” ujar Syafi’i, salah satu warga Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Tuban yang ikut evakuasi mobil terseret banjir bandang itu.[mut/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar