Peristiwa

Luka Cukup Serius, Korban Percobaan Pembunuhan di Mojokerto, Yasin Jalani Operasi

Korban Yasin menjalani perawatan di ICU RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Korban percobaan pembunuhan, Yasin (70) dan Muripa (65) masih menjalani perawatan intensif di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Kondisi terparah dialami Yasin karena harus di operasi lantaran terdapat luka cukup serius pada leher akibat luka benda tajam.

Plt Direktur RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, dr Triastutik Sri menjelaskan, Yasin masih menjalani perawatan di ruangan ICU dan rencananya akan menjalani operasi akibat luka parah yang dialaminya di bagian leher. Sementara Muripah sudah membaik dan dipindahkan ke ruang Kertabumi.

“Pasien Yasin kesakitan sehingga sempat susah berbicara. Ditemukan luka di bagian leher sekitar 15 cm dan kedalaman nyaris menyentuh Trakea kurang lebih 2 sampai 3 cm. Ada gelombang-gelombang udara yang masuk dibawah kulit karena luka tadi,” ungkapnya, Senin (28/9/2020).

Masih kata dr Trias, pasien sudah dilakukan eksplorasi sebab sempat dicurigai adanya luka di Trakea tenggorokan. Namun ternyata tidak putus, hanya sedikit terluka dan tidak sampai menembus ke dalam. Pasien juga tidak mengalami trauma Vaskuler.

“Hanya jaringan saja dan saat ini sudah diekplorasi serta dijahit kembali untuk dirapikan dalam kondisi sadar baik, dirawat di ruangan Oka rumah sakit. Tim medis telah melakukan operasi terhadap pasien Yasin untuk memastikan tidak ada luka pada jaringan pembuluh darah sekaligus secara menyeluruh membersihkan luka,” jelasnya.

Hasil operasi besar, lanjut dr Trias, tidak ada trauma pembuluh darah dan Trakea tenggorokan juga tidak terkena hanya ada jaringan kecil yang lepas. Menurutnua, kelenjar Tiroid terkena sedikit luka tapi hanya di Hecting sehingga setelah dijahit dan membaik.

“Operasinya sudah selesai tidak ada trauma Vaskuler, Trakea hanya jaringan otot. Untuk pasien Muripah, tim medis menemukan beberapa luka di dagu kanan 10 sentimeter dan dagu kiri 5 sentimeter. Pasien juga mengalami luka di bagian leher dan dada, kemudian tangan kiri, ibu jari dan jari telunjuk,” ujarnya.

Selain itu, ditemukan Hematum di kepala seperti memar. Pihaknya menduga kemungkinan terjadi karena dibenturkan, namun kondisinya baik dan sudah dipindahkan di ruangan perawatan. Pihaknya memprediksi kedua korban akan menjalani perawatan di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo hingga empat hari ke depan. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar