Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Loncat dari Motor saat Mau Dibawa ke Polisi, Maling Dihajar Warga

Pasuruan (beritajatim.com) – Seorang maling tas dihajar massa setelah jatuh akibat loncat dari motor di jalan Hasanuddin, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan pada Selasa (15/03/2022) malam. Berdasarkan informasi, maling tas bernama Abdul Hamid (42) itu loncat dari motor karena ingin kabur saat hendak dibawa warga bernama Achmad Imron ke Mapolres Pasuruan.

“Kabarnya maling tas kena tangkap di jalan Jawa. Lalu mau dibawa ke Polres. Pas lewat di sini, si maling loncat,” ujar Rojak, warga sekitar saat ditemui Rabu (16/03/2022).

Ketika pelaku meloncat, motor Honda Vario yang dikendarai Ahmad Imron oleng dan menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU). Setelah terjatuh maling asal Kraton, Kabupaten Pasuruan itu sempat dihajar oleh pengendara lain yang melintas.

“Awalnya mau saya tolong, tapi yang gonceng bilang jangan ditolong itu maling. Sempat dihajar sama pengendara lain yang lewat,” imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Iptu Vita mengungkapkan kronologi pencurian tas terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku berpura-pura membeli kopi di warung Padang Hawa milik Muhammad Ma’ruf di Ruko Pasar Poncol, Kelurahan Kebonsari Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

“Saat korban mengantar kopi ke lantai dua, korban diberitahu oleh Ahmad Najibullah kalau tasnya diambil pelaku,” ungkap Vita.

Dalam tas yang digondol maling tersebut terdapat HP merk Oppo dan dompet milik korban. Setelahnya, rekan korban bernama Ahmad Imron berupaya mengejar pelaku memakai motor honda beat milik Ahmad Najibullah.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap rekan korban di jalan Jawa. “Akibat pencurian tersebut pelapor mengalami kerugian sekira Rp 2.650.000,” imbuhnya.

Kini pelaku maling tas sudah diamankan di Mapolres Pasuruan Kota untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut. [ada/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar