Peristiwa

Lima Nelayan Sumenep Hilang di Perairan Pulau Kangean

Sumenep (beritajatim.com) – Lima nelayan dikabarkan hilang saat perjalanan pulang melaut dari Perairan Pulau Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

Kelima nelayan itu masing-masing bernama Sa’a (49), Muhlis (25), Matra’ie (55), dan Niatun (48). Keempatnya warga Desa Romben Barat, Kecamatan Dungkek. Sedangkan satu orang lagi bernama Sahnari (40), merupakan warga Desa Candi, Kecamatan Dungkek.

“Terakhir suami saya memberi kabar lewat telepon Selasa lalu. Dia bilang sudah dalam perjalanan pulang. Saat itu lokasi perahunya sudah di timur Pulau Kangean,” kata Mas’odah, istri Sa’a, salah satu nelayan yang hilang, Sabtu (02/02/2019).

Namun menurutnya, setelah Dhuhur sampai saat ini, suaminya sudah tidak bisa dihubungi. Padahal semestinya, Rabu malam sudah tiba di Dungkek.

“Suami menghubungi saya hari Selasa. Seharusnya Rabu atau paling lambat dua hari sudah sampek rumah. Tapi sampai sekarang belum juga pulang. Hand phonenya dihubungi juga tidak bisa,” ujarnya cemas.

Kelima nelayan itu berangkat melaut dari Pelabuhan Dungkek pada tanggal 14 Desember 2018, menggunakan perahu kecil di bawah 5 GT (Gross Town). Mereka mencari ikan menuju pulau Sepanjang, Kecamatan Sapeken.

“Kami dari pihak keluarga sudah berusaha melakukan pencarian, tapi sampai saat ini masih belum diketemukan. Kami sangat berharap ada bantuan dari pemerintah untuk ikut melakukan pencarian,” pinta Mas’odah. (tem/ted).

Apa Reaksi Anda?

Komentar