Peristiwa

Lemari Plastik Keluarkan Asap, Rumah Warga Tuban Ludes Terbakar

Petugas PMK bersama Polisi, TNI dan warga saat memadamkan api dari kebakaran rumah di Desa Prambon Tergayang, Kecamatan Soko, Tuban.

Tuban (beritajatim.com) – Kebakaran hebat menghanguskan rumah beserta isinya milik Rohmatullah (37), warga Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Kamis (4/2/2021) sore.

Kebakaran rumah diduga berasal dari lemari plastik yang mengeluarkan asap. Diduga akibat arus pendek listrik. Beruntung tidak sampai mengakibatkan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kejadian kebakaran yang sempat membuat sejumlah warga panik itu berawal saat korban berada di dalam rumahnya yang berukuran 10×4 meter tersebut. Ketika itu Rohmatullah melihat ada asap mengepul yang berasal dari lemari plastik di dalam kamar rumahnya.

“Karena asap semakin banyak saat itu korban keluar dari rumahnya dengan tujuan minta tolong kepada tetangganya,” terang IPTU Khoirul Amat, Kapolsek Soko, Polres Tuban.

Namun, ketika korban kembali setelah meminta bantuan tentangganya itu api justru semakin membesar dan sudah membakar kasur yang ada di dalam dan juga kayu atap rumah. Dalam waktu yang tidak berselang lama, api kemudian langsung menjalar dan membakar tiga buah almari yang juga ada di dalam kamar.

“Melihat api semakin membesar korban berteriak minta tolong. Namun api sudah membakar kasur kamar tidur dan 3 (buah almari dari kayu beserta isinya ikut terbakar. Kemudian atap rumah korban juga roboh,” tambahnya.

Mengetahui kejadian itu, sejumlah warga langsung berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya dan juga melaporkan kejadian itu ke Polsek Soko, Polres Tuban serta petugas Pemadam Kebakaran Tuban. Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi guna ikut memadamkan api.

“Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam dengan menggunakan tiga unit kendaraan PMK dari BPBD Tuban. Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kebakaran itu, sedangkan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 75 juta,” pungkasnya. [mut/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar