Bojonegoro (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro membuka pelatihan berbasis kompetensi bagi warga binaan dan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bojonegoro, di Aula Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Rabu (24/05/2023).
Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Rony Kurnia mengatakan, pelatihan kerja bagi warga binaan ini dalam rangka memberikan pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) agar nantinya menjadi manusia aktif, produktif dan bertanggung jawab.
“Ini merupakan bekal yang sangat berharga bagi Warga Binaan kami agar nantinya pelatihan yang diperoleh dapat digunakan untuk mengubah hidup menjadi lebih baik, dan nantinya menjadi manusia aktif, produktif serta bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara Kepala UPT Balai Latihan Kerja Kabupaten Bojonegoro Wahyu Krisdihantoro mengungkapkan, pelatihan keterampilan bersertifikat ini diharapkan bisa diikuti oleh peserta dari warga binaan dengan disiplin. Peserta yang mengikuti pelatihan ini nantinya akan mendapatkan sertifikat keahlian.
https://beritajatim.com/ekbis/jatim-park-group-bawa-pulang-piala-emas-pr-best-of-the-best-di-hut-ke-17-beritajatim/
“Pelatihan ini merupakan pelatihan bersertifikat, agar nantinya sertifikat tersebut dapat digunakan oleh Warga Binaan untuk bekerja setelah selesai menjalani masa pidana,” ungkapnya.
Untuk diketahui pada pelaksanakan pelatihan kemandirian pada tahun anggaran 2023, Lapas Kelas IIA Bojonegoro mengadakan dua paket pelatihan, yaitu menjahit dan membatik. Dari masing-masing paket akan diikuti oleh 20 peserta dan akan dilaksanakan mulai tanggal 25 Mei 2023. [lus/but]






