Peristiwa

Khofifah Lihat Langsung Puing-puing Bangunan Runtuh Akibat Gempa di Malang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung korban gempa di Malang.

Malang (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung korban gempa di Malang. Tempat pertama yang dia kunjungi adalah MAN 2 Turen. Di sana Khofifah melihat langsung puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa bermagnitudo 6,1 itu.

Di sekolah ini terdapat 10 ruang kelas yang ambruk bagian atapnya. Rinciannya, 8 ruang belajar, 1 ruang labolatorium, dan 1 ruang komputer. Dia meminta Pemkab Malang untuk segera melakukan inventarisir dan mengajukan anggaran bantuan korban gempa ke Pemprov Jatim.

“Ada tiga titik yang Insya Allah saya kunjungi. Di Turen, Dampit, dan Ampelgading. Tetapi paling penting adalah poskonya ada dimana saja. Karena posko ini sangat penting menjadi sentral komunikasi dari seluruh lini,” ujar Khofifah, Minggu (11/4/2021).

Kepada Bupati Malang M Sanusi, Gubernur Khofifah mengungkapkan bahwa penanganan korban bencana gempa berbeda dengan bencana alam lainnya. Korban terdampak gempa ada kecenderungan suasana trauma psikologis akan terjadinya gempa susulan sehingga membutuhkan tempat pengungsian yang lapang.

“Kalau yang terdampak gempa itu dibutuhkan ruang yang relatif longgar, untuk mereka memastikan bahwa suasana aman. Jadi misalnya ada gempa susulan, mereka kemudian tidak berbondong-bondong ke luar lalu akses pintunya terbatas. Maka Balai Desa menjadi opsi yang strategis,” ujar Khofifah.

Khofifah menegaskan, penyelamatan warga harus menjadi prioritas. Dia meminta setelah posko pengungsian di balai desa diaktifkan, pembuatan dapur umum untuk makan dan minum dibutuhkan oleh warga. Setelah itu pembersihan puing-puing bangunan runtuh harus segera dilakukan.

“Kemudian dapur umum, ini SOP di setiap terjadi bencana alam. Kemudian proses evakuasi. Evakuasi menjadi penting, kita melihat TNI Polri dan relawan langsung turun. Ini artinya adalah proses evakuasi menjadi prioritas di saat tanggap darurat seperti sekarang,” tandasnya. [luc/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar