Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Kelompok Aliran Sesat Gegerkan Pasuruan, Ngaku Berguru Langsung ke Allah

Pasuruan (beritajatim.com) – Pasuruan digegerkan dengan kemunculan kelompok yang diduga menganut aliran sesat. Kelompok ini mengklaim belajar amalan menyerupai ibadah umat Islam tanpa guru atau ustaz.

Mereka mengklaim belajar amalan dari Allah yang dianggap sebagai guru langsung. Amalan itu didapat dari hasil menafsirkan sendiri ayat-ayat Alquran.

“Nggak ada guru atau ustad yang mengajari, dasarku di sini karena Alquran. Karena Alquran diturunkan langsung oleh Allah,” ujar Mahfudijanto (59), anggota kelompok yang dituakan.

Pengetahuan Mahfudijanto terkait agama didapat dari membaca Alquran terjemahan. Ia merasa tidak fasih bacaan arab Alquran sejak dulu.

“Dulu ngaji tapi nggak begitu fasih. Saya bilang ke anak, ‘Le, belikan Bapak Alquran terjemahan’. Dari situlah saya mengetahui soal kebesaran Allah,” imbuhnya.

Alasan itu membuat pria paruh baya ini bersama pengikutnya lebih mengutamakan kedudukan Alquran terjemahan. Tetapi, Mahfudijanto menjelaskan argumennya tidak bisa serta merta dipahami kelompoknya meragukan keaslian Alquran dalam Bahasa Arab.

“Kalau Alquran Arab itu tetap yakin. Pasti itu pendahulu, dialah wahyu yang diturunkan ke Nabi Muhammad, ” ungkapnya.

Menanggapi tudingan kelompoknya bisa berkomunikasi langsung dengan Allah, Febridijanto (28) menganggap itu hanya salah paham. Yang mereka yakini adalah berguru langsung kepada Allah lewat belajar Alquran secara otodidak.

“Rasul itu hanya jabatan. Kalau belajar langsung ke Allah. Yang mengajari semua makhluk di dunia ini Allah. Di Surat Ar Rahman dan Al Baqarah, di situ menyebutkan bahwa Allah yang mengajarkan setiap manusia,” pungkasnya. (ada/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar