Peristiwa

Ini 2 Remaja yang Membuat Mobil Goyang di Pinggir Alun-alun Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Meski sempat mengelak jika telah berbuat mesum di dalam mobil bergoyang yang sedang parkir di barat Alun-alun, Kota Tuban, pasangan muda-mudi yang berduaan di dalam mobil yang digerebek oleh petugas Satpol PP Tuban itu akhirnya mengakui perbuatannya, Kamis (16/7/2020).

Pasangan remaja yang mesum di dalam mobil yang di parkir persis di depan Rumah Dinas Wakil Bupati Tuban itu berinisial N (20) remaja asal Kabupaten Bojonegoro dan sang cewek berinisial S (20), asal Kabupaten Tuban sendiri. Karena masih sama-sama muda pasangan tersebut hanya dilakukan pembinaan oleh petugas Satpol PP dan dipanggilkan orang tuanya.

Petugas Satpol PP Kabupaten Tuban menyatakan bahwa pengegrebekan mobil yang bergoyang dan dalam kondisi mesinnya dimatikan itu berdasarkan adanya laporan dari PKL. Kemudian petugas datang ke lokasi dan memeriksa pasangan muda-mudi itu yang selanjutnya mereka dibawa ke kantor Satpol PP Tuban.

“Awalnya kita memang mendapatkan laporan dari PKL yang ada sekitar lokasi itu kalau ada mobil yang bergoyang-goyang. Pelaku kemudian dimintai keterangan oleh petugas, tapi awalnya berkelit atau mbulet,” terang Joko Herlambang, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Tuban.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan diinterogasi di kantor Satpol PP sang cewek yang berduaan di dalam mobil itu mengakui perbuatannya. Yang mana mereka telah berbuat mesum di dalam mobil yang kemudian menggegerkan sejumlah warga dan PKL yang ada di sekitar Tuban itu.

“Dari lokasi itu juga ditemukan bukti-bukti seperti alat kontra sepsi baik yang sudah terpakai maupun yang belum terpakai. Setelah dilakukan pemeriksaan di kantor muda-mudi ini akhirnya mengakui perbuatannya,” tambah Joko Herlambang.

Sebagai bentuk penindakan dari pebuatan muda-mudi yang berbuat mesum di dalam mobil Avanza yang sedang parkir itu, keduanya kemudian dilakukan pembinaan di kantor Satpol PP. Selanjutnya orang tua dari pasangan muda-mudi yang sama-sama baru lulus SLTA itu dipanggil oleh petugas Satpol PP untuk mengambil anaknya itu.

“Setelah dilakukan pembinaan kemudiaan mereka kita serahkan kepada orangtuanya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) dan juga warga yang berada di kawasan jalan Sunan Bonang atau barat alun-alun Kabupaten Tuban digegerkan dengan adanya peristiwa mobil bergoyang. Saat digrebek oleh petugas Satpol PP pasangan remaja itu diduga mesum lantaran terdapat tisu dan kondom berserakan di sekitar lokasi.[mut/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar