Peristiwa

Hilang Kendali, Mobil Panther Terjun Jurang di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebuah mobil jenis Panther bernopol N 1807 BR yang dikemudikan Moh Ali, warga Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, terjun ke jurang sedalam sekitar 3 meter di Jl Raya Maddis, Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur, Selasa (15/10/2019).

Peristiwa tersebut berawal ketika mobil berwarna biru, melaju dari arah utara (Waru) menuju arah Kota Pamekasan. Namun saat tiba di lokasi kejadian, sang sopir kehilangan kendali dan membuat mobil yang dikemudikannya terjun ke jurang di sisi kiri jalan.

“Berdasar pengakuan pengemudi, sebelum terjadi kecelakaan ia sempat menelpon keluarganya sambil mengemudi. Namun ketika tiba di tikungan Maddis (lokasi kejadian), ia justru hilang kendali dan membuat mobil yang dikemudikannya tergelincir dan terjun jurang,” kata salah satu pengguna jalan, Andi.

Beruntung peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa, termasuk sang pengemudi yang sempat kaget atas peristiwa yang menimpa dirinya. “Sopirnya selamat, ia baik-baik saja dan tidak mengalami luka berarti dan hanya luka ringan,” ungkap Andi.

Saat ini terdapat sejumlah petugas dari aparat kepolisian yang mencoba mengurai dan menertibkan arus lalu lintas, sebab kejadian tersebut sempat membuat kondisi arus lalu lintas padat dan cenderung macet. Apalagi para pengendara dari dua sisi berbeda juga memarkir kendaraan mereka untuk melihat mobil di jurang.

Namun hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian khusnya Satlantas Polres Pamekasan. Sebab saat ini mereka mencoba menertibkan arus lalu lintas sekaligus melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang ada di dasar jurang. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar