Peristiwa

Dituduh Santet, Dua Warga Lakukan Sumpah Pocong di Polagan Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Dua orang warga Dusun Kalak Timur, Desa Batu Kerbuy, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan mendatanggi Masjid Madegan, Kelurahan Polagan, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura untuk melaksanakan sumpah pocong atas dugaan kepemilikan ilmu santet.

Kedua orang itu, Saninten selaku penuduh dan Armodin sebagai tertuduh yang memiliki ilmu santet melakukan sumpah pocong. Singkat cerita, tuduhan tersebut berawal dari keponakan Saninten mengalami sakit cacar tetapi selama dua bulan belum sembuh. Bahkan, Rosi sering pingsan meski sudah berobat ke dokter.

Sementara tertuduh Armodin menyepakati untuk diajak sumpah pocong guna memberikan pemahaman kepada pihak keluarga penuduh agar mempercayai jika dirinya tidak memiliki ilmu sihir atau santet.

“Jika saya salah, semua keluarga jadi taruhan sebagai tumbal,” tegasnya.

Di tempat yang sama Ketua Takmir Masjid Madegan H. Moh Hasin menceritakan dampak dari sumpah pocong tersebut yakni jika memang bersalah dan melangar sumpah maka yang bersangkutan meninggal dunia

“Empat bulan lalu, ada warga Sampang melakukan sumpah pocong karena tuduhan santet. Lalu penuduh meninggal dunia di rumahnya sekitar dua pekan setelah sumpah dilakukan,” tandasnya.[sar/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar