Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Dialog Kebangsaan di Kebun Wonosalam Jombang Dihadiri Sejumlah Tokoh Nasional

Marsekal (Purn) Rilo Pambudi saat menyampaikan paparannya dalam dialog kebangsaan di Kebun Wonosalam, Minggu (16/1/2022)

Jombang (beritajatim.com) – Sejumlah tokoh nasional melakukan dialog kebangsaan dengan tema ‘Regenerasi’ pada Minggu (16/1/2022) di Kebun Wonosalam, tepatnya di Kampus Alam DeDurian Park, Wonosalam, Jombang.

Mereka adalah mantan Kepala Staf Angkatan Udara Republik Indonesia, Marsekal (Purn) Rilo Pambudi, Budayawan berjulul celurit emas D. Zawawi Imron, Maha Guru Pengusaha Indonesia Coach Dr Fahmi El Muhajirin, Pakar Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Dr Suparto Wijoyo, serta CEO DeDurian Park Yusron Aminulloh.

Prof Dr Suparto Wijoyo mengajak para hadirin untuk percaya diri sebagai anak bangsa. “Yakinlah Indonesia adalah bangsa yang kuat. Dari aspek apapun Indonesia adalah bangsa besar yang lahir dari keragaman budaya, agama, suku dan bahasa, tapi bersatu menjadi sebuah bangsa besar,” tegasnya.

Wadir Sekolah Pasca Sarjana Unair ini bahkan mengajak melihat sejarah. Bagaimana India, Korea, China tak mampu menyatukan diri menjadi bangsa. Mereka terpecah jadi negara bagian maupun negara sendiri seperti Korea Utara dan Korea Selatan.

Budayawan Zawawi Imron menyebut, Bangsa Indonesia yang kaya raya alamnya, akan tetap abadi asal para pemimpinnya menjaga kepemimpinannya dengan hati. “Kasih sayang adalah modal utama menjaga keabadian. Pertengkaran adalah langkah buruk yang menghancurkan masa depan bangsa ini,” ungkap pria asal Madura ini.

Pada sisi lain, Marsekal (Purn) Rilo Pambudi mengingatkan anak bangsa agar hati-hati hidup di dunia. “Sakitnya siksa neraka adalah hal yang harus ingat. Indahnya surga adalah cita-cita kita semua. Saya sedang nabung untuk akhirat,” ujarnya.

Maka saat seorang bertanya soal masa depan bangsa dengan banyak pemimpin yang ditangkap karena korupsi, Mantan Panglima TNI AU dan Dubes Spanyol ini kembali bertanya. “Seharusnya para pejabat bisa melihat, betapa sakit dan sengsaranya pejabat yang diborgol. Tapi kenapa dia tidak mau belajar. Dan juga melakukan hal yang sama?” tandasnya.

Sementara Coach Dr Fahmi merasa bangga dan bahagia bisa hadir dalam acara ini. “Butiran-butiran indah para suhu dan maha guru hari ini adalah keindahan yang menyemangati kami yang lebih muda,” kata maha guru ribuan pengusaha Indonesia ini sembari mengatakan bahwa dirinya sudah keliling Nusantara mengunjungi murid-muridnya para pengusaha yang dilatih mandiri, berkarya tiada henti, berdaya hadapi tantangan.

Respon undangan dalam acara tersebut sangat antusias. “Inilah dialog dan acara berkualitas. Tempatnya di desa tapi kualitas pemateri dan materi yang dibahas kelas nasional,” ujar Arief Sutikno, Wakil Ketua DPRD Jombang yang hadir saat dialog.

“Acara ini menjadi ilmu yang tak ternilai, daging semua materinya. Saya senang dan bahagia bisa hadir,” ungkap Kaji Nafik, pengusaha asal Jombang yang ikut hadir di acara tersebut. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar