Peristiwa

Dampak Jalan A Yani Surabaya Ditutup, Roda Dua Nekat Lawan Arus

Pengendara Roda dua melawan arus

Surabaya (beritajatim.com) – Dampak penutupan jalan di kawasan pintu masuk Bunderan Waru arah Surabaya ditutup dan hanya diperbolehkan beberapa pengendara yang memenuhi syarat seperti tenaga kesehatan, TNI/POlRI, ojek online, ambulans dan pengiriman logistik.

Para pengendara khususnya roda dua memilih mencari jalan tikus hingga melawan arus masuk ke pintu keluar tol Waru.

Berdasarkan pantauan beritajatim.com para pengendara yang mayorita roda dua ini tak segan berhenti di seberang kawasan City Of Tommorow (Cito) dan melewati jalan tol supaya bisa masuk ke kawasan Dukuh Menanggal ke arah kota Surabaya lewat kampung.

Salah satu pengendara sepeda motor asal Krembung Sidoarjo, Raharian ini mengungkapkan jika harus lewat jalan yang sesuai dengan arahan petugas melewati Korem Waru tembus ke arah Siwalankerto atau Kutisari akan memakan waktu yang cukup lama jika harus pergi ke kantor.

“Saya memang lawan arus mau gimana lagi karena kalau harus lewat Waru atau jalan lain malah lebih jauh dan muter-muter sedangkan kerjaan saya di kawasan tengah kota jadi saya lawan arus didepan cito naik sedikit ke pintu keluar tol waru belok ke gang kampung,” ungkap pria berusia 26 tahun ini, Senin (26/7/2021).

Hal senada dikatakan Ahmed Wicaksono, pengendara roda dua asal Gilang, Sidoarjo ia harus memutar jalan masuk ke kawasan Waru supaya bisa sampai ke tempat kerjaan.

“Saya lewat jalan tikus ya lebih jauh mau lawan arus takut nanti ketilang jadi ya gimana lagi sebenarnya makin muter-muter,”ungkap Ahmed.

Diketahui sebelumnya, Senin (26/7/2021) ini merupakan hari pertama penerapan PPKM Level 4 yakni meneruskan PPKM Darurat sebelumnya hingga 2 Agustus mendatang. [way/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar