Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Balita Jalan Platuk Surabaya Dibawa Orang, Terduga Pelaku Dihajar Warga

As'ad saat menjelaskan kronologi kejadian.

Surabaya (beritajatim.com) – Seorang Bayi berumur 11 bulan asal Jalan Platuk diduga menjadi korban penculikan oleh orang tidak dikenal, Rabu (05/01/2022) sekitar pukul 02.55 WIB.

As’ad (35) salah satu penjual soto di lokasi kejadian menceritakan mulanya ia mencurigai terduga pelaku karena membawa bayi dengan posisi yang tidak wajar. Ia yang curiga lantas menanyai terduga pelaku yang berjenis kelamin laki – laki dengan membawa SIM dan STNK yang beralamatkan Banyuwangi.

“Digendong itu gak wajar mas sampe nangis anaknya. Nah saya tanyai anaknya bukan dia ndak jawab akhirnya saya kasih soto satu porsi sama minuman mas orangnya (terduga pelaku). Bayinya digendong sama orang jualan tisu,” ujarnya saat dikonfirmasi beritajatim di lokasi kejadian.

Saat terduga pelaku menikmati semangkuk soto daging, As’ad lalu menanyai asal usul pria tersebut. Namun, terduga pelaku malah memberikan keterangan yang membingungkan. Pria tersebut sempat mengaku dari Jombang lalu tak lama mengaku dari Banyuwangi.

“Ditanyain mbulet mas, pertama ngakunya Jombang, terus Banyuwangi terus ngaku kos di Platuk gang buntu, Gembong Tebasan sampek Rangkah gang 7, saya makin curiga kok aneh,” imbuhnya.

Usai diberikan Soto dan tiga gelas teh hangat oleh As’ad, pria tersebut lantas melarikan diri dengan memanfaatkan situasi kedai soto milik As’ad yang ramai pengunjung. Ia berjalan kaki ke arah Stasiun Sidotopo tanpa membawa bayinya.

“Tiba – tiba ibu jual tisu itu bilang ke saya, anaknya kok ga dibawa. Saya lihat sudah ga ada dan berjalan jauh. Jadi saya kejar sama petugas PLN kebetulan ada. Saya rangkul terus saya amankan di SMA YP 17,” tegasnya.

Pria yang diduga penculik tampak mengenakan setelan celana panjang jeans biru dan baju batik dengan tengah ditindih dua bangku oleh warga agar tak kabur. Beruntung, tak lama berselang, anggota Polsek Kenjeran datang untuk mengamankan terduga pelaku yang sempat mendapat bogem mentah warga. Sambil mengalami luka di mulutnya, pelaku lantas digelandang ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, AKP Suryadi membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya telah memeriksa saksi dan membawa terduga pelaku serta bayi perempuan tersebut ke Polsek Kenjeran.

“Benar sudah kami amankan, TKPnya di Platuk tetapi tertangkapnya di SMA YP 17 Sidotopo Wetan. Saat ini masih kami interogasi untuk pelaku dan meminta keterangan dari saksi,” pungkasnya. (ang/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar