Tuban (beritajatim.com) – Sebanyak 10 orang Petugas Haji dari Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban mengikuti apel Kesiapan Haji oleh Gubernur dan Kakanwil Kemenag Jawa Timur di gedung Grahadi Surabaya.
Dalam apel kesiapan tersebut langsung dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama petugas haji di seluruh wilayah Kab/kota se Jawa Timur.
Kepala Kemenag Tuban Ahmad Munir mengatakan, petugas haji ada 10 orang terdiri dari 2 petugas kloter, 2 pembimbing, 2 dokter dan 4 perawat.
“Tantangan petugas haji tahun ini cukup berat karena banyak lansia dan tidak ada kuota pendamping,” ujar Ahmad Munir. Jumat (12/05/2023).
Meski begitu petugas haji tetap harus adil dan ramah kepada para lansia, Munir sapaannya memberi semangat kepada para petugas haji tahun 2023.
“Untuk Kabupaten Tuban mendapatkan kuota 1.236 jamaah, dengan rincian jemaah reguler 1.010 orang, termasuk disable 43 orang, sedangkan jemaah haji cadangan 185 orang dan jemaah lansia 41 orang,” kata Munir.
https://beritajatim.com/ragam/pelunasan-biaya-haji-berakhir-hari-ini-kemenag-minta-penyuluh-agama-ajak-jemaah-lunasi-bipih/
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutan dalam Apel Kesiapan Petugas Haji Indonesia Embarkasi Surabaya Jawa Timur Tahun 2023 diikuti sekitar 420 Petugas Kloter Embarkasi Surabaya.
“Perlu diingat tugas utama petugas Haji Indonesia sebagai representasi negara adalah memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada Jamaah Haji,” tutur Khofifah Indar Parawansa.
Menurutnya, dari tiga hal pokok inilah yang harus dipegang teguh oleh petugas haji Indonesia dan diimplementasikan saat bertugas. [ayu/ted]






