Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mengakui kondisi para pemain saat ini sedang kelelahan. Dampaknya terlihat pada performa permainan Persebaya Surabaya yang menurun dalam pertandingan sebelumnya.
Aji menilai menurunnya performa para pemain ini sebagai hal normal. Tidak mungkin dalam kompetisi dengan jadwal pertandingan cukup padat, para pemain memiliki performa terbaik secara terus menerus.
“Namanya sepak bola saya melihat di pertandingan tadi para pemain kondisinya kurang bagus tapi kembali lagi dalam sepak bola ini hal yang normal tidak mungkin di tim liga manapun pasti pernah mengalami tidak pada top performa apalagi dengan kondisi pertandingan di Indonesia seperti ini,” ungkapnya.
Maka tak heran jika di pertandingan melawan Persis Solo, Aji merasa beberapa pemainnya tidak maksimal. Bahkan dengan kondisi cedera, mereka tetap memaksakan diri bermain untuk mencuri poin dari Persis Solo.
[berita-terkait number=”5″ tag=”persebaya-surabaya”]
“Tadi ada beberapa pemain yang saya tarik keluar seperti Koko Ari dan Alwi Slamat, tapi sebenarnya mereka memaksa bermain tapi saya tidak mau, berisiko, saya tetap tarik keluar,” imbuhnya.
Aji pun memaklumi kondisi para pemainnya. Meski begitu, dia tetap akan melakukan koreksi kesalahan untuk pertandingan terakhir.
“Saya akan mengoreksi kesalahan untuk pertandingan di minggu terakhir besok melawan Dewa United supaya mendapat tiga poin,” ucapnya. [way/beq]






