Bojonegoro (beritajatim.com) – Perempuan asal Dusun Jelu Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro diduga sengaja menceburkan diri ke sungai.
Saat ini warga bersama tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro setempat melakukan pencarian.
Perempuan yang diduga sengaja menceburkan diri ke sungai itu, Tarmi (39) warga Dusun Jelu RT 11 RW 03 Desa Jelu Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Dia diketahui keluar rumah sekitar pukul 24.00 WIB. Oleh keluarga bersama warga setempat kemudian dicari dan tidak ditemukan.
“Saat dicari itu yang ditemukan sepasang sandal di jembatan. Diduga milik korban,” ujar warga setempat, Tamsuri (Selasa (10/01/2023).
Tamsuri menjelaskan, sandal jepit swallow warna oranye itu diduga milik korban. Sandal jepit itu ditemukan oleh warga di jembatan gladak Supit Urang yang melintang di atas Sungai Kalitidu. Diduga sebelum menceburkan diri ke sungai, korban meninggalkan sandalnya di jembatan.
Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro bersama sejumlah relawan dan warga setempat saat ini masih melakukan pencarian korban dengan cara melakukan penyisiran sungai. Penyisiran dilakukan dengan menggunakan perahu maupun penyelaman.
“Kita sisir sungai dengan perahu dan penyelaman,” ujar Sekretaris BPBD Bojonegoro, Zaenul Ma’arif saat di lokasi kejadian.
Sementara Bojonegoro, Kepala Desa Jelu Bojonegoro mengatakan, di sekitar sandal yang diduga sengaja ditinggalkan oleh korban diketahui ada bekas kaki. Selain itu dipagar pembatas juga ditemukan bekas pijakan kaki. “Ada bekas kaki di sekitar sandal diduga sedang mencopot sandalnya, dan jejak di pembatas jembatan,” terangnya. [lus/ted]






