Jember (beritajatim.com) – Kejuaraan Olahraga Disabilitas II Kabupaten (Kejurkab) Jember, Jawa Timur, diselesaikan lebih cepat dari jadwal. Bupati Hendy Siswanto berharap muncul bibit-bibit olahragawan yang bisa membanggakan Indonesia.
Kejurkab yang digelar National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jember ini rencananya digelar pada 13-14 Agustus 2022. “Namun karena berkat kerja keras panitia dan wasit perlombaan dapat diakhiri dalam sehari penuh,” kata Ketua NPCI Jember Kusbandono, ditulis Minggu (14/8/2022).
Kejuaraan diikuti 102 orang atlet di lima cabang olahraga, yakni atletik, bulutangkis, renang, catur, dan boccia. Atletik, catur, dan boccia digelar di Stadion Jember Sport Garden. Bulutuangkis digelar di Gelanggang Olahraga Argopuro. Renang digelar di Kebon Agung. “Target utama penggalian atlet potensial untuk kita orbitkan di jenjang regional, nasional, maupun internasional,” kata Kusbandono.
Bupati Hendy Siswanto menyebut para atlet difabel itu sebagai sosok luar biasa. “Kami sangat berharap dari Kejurkab II ini akan ada bibit-bibit unggul, atlet-atlet Jember yang kita memang sudah terbiasa juara. Saya sangat yakin. Pemkab Jember akan mensupport ini dan akan timbul bibit juara yang bisa kita angkat ke provinsi, nasional, dan bahkan internasional. Itu semangat kami semua,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”npci-jember”]
“Kedua, dengan adanya kegiatan seperti ini, kita memberikan ruang terbuka kepada saudara-saudara kita yang luar biasa, bahwa mereka sama dengan yang lain dan harus mendapat perlakuan yang sama dengan yang lain. Dengan begitu mereka menjalani kehidupan sama seperti yang lain, tidak berbeda,” kata Hendy.
Menurut Hendy, NPCI baru bergerak pada 2022. “Pokoknya yang penting kebersamaan dulu. Kami siapkan fasilitas, venue kami siapkan. Berlatih maksimal, baru kita lihat hasilnya,” katanya. [wir/suf]






